Suara.com - Tim Indonesia U-23 sudah tertinggal 0-2 dari Thailand di babak pertama pada laga terakhir grup E Asian Games. Thailand sudah unggul cepat lewat gol Pombubpha Chananan di menit ke-6.
Pada laga di Stadion Incheon, Senin (22/9/2014) sore WIB, Thailand lansgung mengambil inisiatif menyerang. Ancaman pun sudah datang dari Thiland lewat tendangan Charyl Chappuis yang masih menyamping.
Tekanan masih dilakukan oleh Thailand dan benar saja lawan pun sudah unggul 1-0 di menit ke-6. Berawal dari umpan tarik Chappuis, Pombubpha Chananan menyelesaikan dengan baik guna menjebol gawang.
Indonesia mencoba menekan namun masih bisa diredam pemain belakang Thailand. Pada menit ke-11 Syakir Sulaiman punya peluang namun sepakannya masih melambung tinggi di atas gawang Thailand yang dikawal Thamsatchanan.
Sementara shotting Rasyid Assahid Bakri dari luar kotak penalti masih melenceng jauh. Sedangkan sepakan Syakir Sulaiman juga masih belum membuahkan hasil.
Pada menit ke-16, Thailand sudah unggul 2-0 lewat gol Adisak Kraisorn lewat sepakan kaki kanannya setelah menyelesikan sebuah crossing. Chappuis mendapatkan kartu kuning karena melakukan diving di kotak penalti Indonesia.
Terangan masih terus datang dari tim Thailand. Sebuah tendangan keras dari Chappuis meneruskan tendangan bebas masih dapat diamankan kiper Teguh Amiruddin di menit ke-25.
Pada menit ke-30, Chappuis kembali mengancam gawang Indonesia namun sepakan kerasnya masih berada di atas mistar gawang. Sundulan Sriyankem Nurul pun masih dapat diamankan kiper Teguh.
Thailand masih terus mendominasi pertandingan dan pertahanan Indonesia terus mendapatkan tekanan. Hingga turun minum skor masih tetap 2-0 bagi keunggulan Thailand.
Skuat:
Indonesia U-23: Teguh Amiruddin (PG), Moch. Zaenuri, Dany Saputra, Victor Igbonefo, Indra Cahya, Bayu Gatra, Novri Setiawan, Rizky Pellu, Rasyid Bakri, Syakir Sulaiman, Yandi Sofyan
Thailand U-23: Kawin Thamsatchanan (PG), Notechaiya Perapat, Weerawatnodom Narubadin, Adison Promrak, Kesarat Tanaboon, Chappuis Yannic, Yooyen Sarach, Thawikan Kroekrit, Sriyankem Nurul, Songkrasin Chanathip, Pombubpha Chananan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Sarat Diskriminasi, Entourage Bali Ikut Disorot Pemerintah Australia
-
Karhutla Landa Kawasan Bromo, Empat Hektare Hutan Terbakar
-
Minat Menabung untuk Haji Meningkat, Tabungan Haji Bank Mega Syariah Melonjak 12 Persen
-
Pencuri Ayam di Bali Tewas Diamuk Massa di Depan Anaknya, KSP: Main Hakim Sendiri Bukan Budaya Kita!
-
Jangkau Wilayah Pelosok NTT, BRI Salurkan 82 Persen Total KUR di Nusa Tenggara Timur
-
Usai Bikin Menteri Pendidikan Mundur, Gerakan Kecoak Bakal Tumbangkan PM India?
-
Bocoran Jadwal CPNS 2026, Menpan RB Ungkap Ketentuan Pembukaan Seleksi
-
Tampang Abdul Ballout Pelaku Serangan Berdarah di Berlin Terafiliasi dengan ISIS
-
QRIS dan BI-FAST Jadi Senjata Perkuat UMKM, BI Dorong Pembiayaan Produktif
-
PSSI Harap-Harap Cemas! Klub Belum Kasih Izin, Justin Hubner Absen Bela Timnas Indonesia?