Suara.com - Rabu (1/10/2014) dini hari WIB, Chelsea akan bertandang ke Estadio Jose Alvalade, markas Sporting Lisbon, guna melakoni laga keduanya di babak penyisihan Grup G Liga Champions. Pertandingan tersebut tidak hanya menjadi ajang perebutan poin kedua tim demi melaju ke fase gugur, akan tetapi juga membangkitkan kenangan Mou di Estadio Jose Alvalade.
Bisa dikatakan, stadion tersebut menjadi titik balik karir Mou sebagai pelatih sepak bola. Pasalnya di tahun 1992, Mou ditunjuk sebagai interpreter pelatih Sporting saat itu, Sir Bobby Robson, yang kemudian menjadi mentor sekaligus menunjuk Mou sebagai asisten pelatih. Mou mendampingi Robson di sejumlah klub, termasuk Porto, Benfica dan Barcelona.
Menghadapi Sporting, tiga poin wajib diraih Chelsea untuk menjaga asa berlaga di fase gugur. Imbang di pertandingan pertama, tiga poin menjadi krusial bagi The Blues untuk menjaga persaingan di Grup G. Rekor tidak terkalahkan Chelsea sejak awal musim, menjadi modal penting bagi skuat besutan Mourinho. Apalagi jelang kunjungannya ke Portugal, Chelsea baru saja mengantongi kemenangan beruntun di dua laga.
Tetap mengusung formasi 4-2-3-1, Diego Costa yang sebelumnya diragukan tampil akibat cedera hamstring dipastikan bermain dalam laga ini. Dengan dukungan lima gelandang yang dimotori Cesc Fabregas sebagai pengatur tempo serangan, eks pemain Atletico Madrid dipastikan menjadi sosok yang harus diberi perhatian ekstra oleh barisan pertahanan tuan rumah.
Sementara itu di lini belakang, quartet: Branislav Ivanovic, Gary Cahill, John Terry dan Cesar Azpilicueta tampaknya tetap menjadi pilihan utama Mou untuk menutup ruang menuju gawang Courtois.
Seperti halnya Chelsea, tiga poin juga menjadi target pelatih Marco Silva. Untuk mencapai target, bermain di depan publik sendiri dan rekor tidak terkalahkan di 16 laga terakhir di kompetisi Eropa akan menjadi modal utama Sporting dalam pertandingan ini.
Mengandalkan formasi 4-4-3, pemain pinjaman asal Manchester United, Luis Nani menjadi sosok yang harus diwaspadai lini belakang The Blues. Kemampuan winger itu dalam memotori serangan dan mengirimkan umpan-umpan terukur menjadikan pergerakan pemain itu wajib dikunci oleh John Terry cs.
Kecuali Ramy Rabia yang harus menepi akibat cedera, semua pemain siap diturunkan Silva dalam pertandingan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Alphonso Davies Kembali ke Timnas Kanada Meski Cedera Hamstring Belum Pulih Total
-
Kylian Mbappe dan Ronaldo Kalah Tajam! Inilah Striker Paling Haus Gol di Satu Edisi Piala Dunia
-
Liverpool Berburu Andoni Iraola Sebagai Suksesor Arne Slot Sebelum Piala Dunia 2026 Dimulai
-
John Herdman Hobi Orbitkan Nama Muda, Timnas Indonesia Kini Diperkuat 9 Pemain di Bawah 23 Tahun
-
Persija Kembali Jadi Tulang Punggung Timnas Indonesia, Prapanca Bangga
-
Daftar Gol Tercepat Sepanjang Sejarah Piala Dunia, Rekor 11 Detik Hakan Sukur Belum Tersentuh
-
Bawa Pemain Keturunan Medan, John Herdman Berpeluang Ukir Sejarah di FIFA Matchday Juni
-
Piala Dunia 2026 Terpanas Sepanjang Sejarah, Tuchel Andalkan WAGs untuk Bikin Adem Pemain
-
Mitos Keuntungan Tuan Rumah Piala Dunia: Banyak yang Gagal, Cuma 6 yang Juara
-
Ancaman Teror Piala Dunia 2026, ISIS Ancam Serang Stadion dan Paus Leo XIV