Suara.com - Tim tuan rumah Korea Selatan akhirnya meraih medali emas di cabang sepak bola putra sepak bola putra Asian Games 2014 di Incheon. Pada laga final, Korsel meraih kemenangan dramatis 1-0 atas Korut.
Pada pertandingan final yang digelar di stadion Incheon Munhak Stadium, Kamis (2/10/2014) malam WIB, Korsel tampil lebih dominan, namun justru Korut yang lebih memiliki banyak shot on goal ke gawang.
Dari 11 tembakan Korsel hanya dua yang mengarah ke gawang. Sedangkan Korut memiliki empat shoot on target dari sembilan tembakan. Bahkan sundulan Pak Kwang-Ryong sempat membentur mistar gawang di menit ke-75.
Meski demikian, tidak ada gol yang tercipta dari kedua tim selama 90 menit. Namun, dewi fortuna tampaknya lebih berpihak kepada tuan rumah setelah sebuah serangan di saat memasuki injury time berbuah gol.
Berawal dari sepak pojok, Rim Changwoo berhasil meneruskannya menjadi gol dan tak lama kemudian wasit meniupkan peluit panjang. Sekitar 47 ribu penonton meluapkan kegembiraan, sedangkan para pemain pun merayakannya di lapangan.
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan
-
Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia
-
Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?