Suara.com - Pelatih Persela Lamongan, Eduard Chong mengungkapkan bahwa butuh kedisiplinan dan kesabaran yang tinggi untuk meraih hasil positif saat meladeni tuan rumah Persipura Jayapura di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, Sabtu (4/3) sore.
"Intinya itu, disiplin dan sabar. Jika kami ingin meraih hasil positif hadapi Persipura pada laga perdana besok," kata Eduard Chong dalam sesi jumpa pers di Jayapura, Papua, Jumat (3/10/2014).
Ia juga mengakui jika Persipura Jayapura berbeda level dengan skuatnya, sehingga bukan menjadi ukuran bagi timnya jika dibandingkan dengan laga terakhir Mutiara Hitam di Piala AFC meski menderita kekalahan dari tamunya Al Qadsia, asal Kuwait.
"Kami memang beda kelas dengan Persipura untuk itu butuh kerja keras untuk memaksimalkan sejumlah peluang pada laga besok. Kegagalan Persipura di semi final AFC tidak bisa jadi acuan bagi kami," katanya.
Eduard juga menyampaikan jika bisa Boaz TE Salossa dan kawan-kawan bangkit dari keterpurukannya dengan menjadikan ajang delapan besar LSI sebagai pelampiasan.
"Segala sesuatu bisa terjadi. Tetapi kami akan antisipasi itu. Rekaman pertandingan saat Persipura dikalahkan Al Qadsia juga sudah kami pelajari selama itu bisa dikembangkan untuk menjadi materi positif bagi tim Persela," katanya.
Pada laga delapan besar putaran pertama LSI 2014, Persela Lamongan bersama satu tim dengan Persipura Jayapura, Arema Cronus dan Semen Padang di grup K.
Pada musim ini, laga delapan besar mengunakan format penuh, kandang-tandang, dengan Persela Lamongan akan melawat ke kandang Persipura Jayapura pada Sabtu pekan ini di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua. (Antara)
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Kebakaran Hebat Landa TPA Putri Cempo Solo
-
Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung
-
Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah
-
Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi
-
KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor
-
Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya
-
11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel
-
MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia