Suara.com - Terkait insiden adu jotos yang terjadi saat Persipura Jayapura Menjamu Arema Cronos, Selasa (21/10/2014), pemain Persipura Jayapura Ruben Karel Sanadi meminta maaf. Insiden memalukan tersebut terjadi di menit 83. Ruben terlibat adu jotos dengan pemain Arema yang baru beberapa menit memasuki arena pertandingan, Dendy Santoso.
Ruben melontarkan permintaan maafnya usai pertandingan yang dihelat di Stadion Mandala berakhir. Tidak hanya kepada Dendy, Ruben juga meminta maaf kepada timnya dan tim lawan.
"Saya pribadi minta maaf kepada tim Persipura, kepada Arema dan kepada Dendy Santoso atas insiden yang terjadi tadi," tukas Ruben.
Mantan pemain Pelita Jaya Purwakarta itu mengaku adu jotos tersebut sebenarnya tidak perlu terjadi jika ia dan Dendy Santoso mampu mengendalikan emosi.
"Yang tadi (insiden adu jotos) itu tidak bagus buat saya dan Persipura karena bisa mempunyai dampak kedepan. Insinden itu sudah pasti akan dilihat dalam video rekaman yang sebenarnya terjadi seperti apa," katanya.
Ruben yang baru menikah pada bulan lalu itu mengatakan bahwa sepak bola merupakan tempatnya mencari nafkah sehingga insiden tersebut secepatnya harus diklarifikasi agar tidak bermasalah di kemudian hari.
"Sepak bola merupakan tempat saya mencari uang. Saya minta maaf kepada Arema dan Dendy Santoso, rekan-rekan pers bisa bantu untuk menyampaikan hal ini. Dan jika bertemu Dendy juga saya akan langsung meminta maaf," katanya.
Pemain bernomor punggung 14 itu juga mengaku siap menerima konsukuensi dari manajemen Persipura dan Komisi Displin BLI atas sikapnya pada laga yang berkesudahan untuk kemenangan timnya.
"Saya siap menerima sanksi yang akan diberikan oleh pihak yang berkompeten. Itu saja saya ingin sampaikan hal ini, saya hanya ingin bersikap sportif dan meminta maaf lewat media, ini jadi pelajaran buat saya pribadi," katanya.
Ruben juga berharap agar insan sepak bola tanah air, khususnya suporter Persipura dan masyarakat Kota Jayapura bisa memaafkan insiden tersebut.
Pada laga yang berakhir untuk kemenangan Mutiara Hitam dengan skor 2-1, insiden memalukan yang terjadi di menit 83 menjadi pemicu kericuhan antara pemain kedua tim. Bahkan penonton Persipura melakukan aksi tidak terpuji dengan melemparkan bekas botol air mineral ke dalam lapangan.
Akibat insiden tersebut, pertandingan sempat terhenti lebih dari 10 menit. Kedua pemain yang terlibat adu jotos, Dendy Santoso dan Ruben Sanadi pun diusir keluar lapangan oleh wasit Najamudin Aspiran. (Antara)
Berita Terkait
-
Persipura Respons Sanksi Tanpa Penonton Semusim: Sepak Bola Tanpa Suporter Kehilangan Jiwa
-
Persipura Jayapura Turut Rayakan Arsenal Juara Premier League
-
Stadion Lukas Enembe Ditutup Sementara Pascakerusuhan
-
PSSI Kecam Kerusuhan Suporter Usai Laga Persipura vs Adhyaksa FC
-
Persaingan Makin Panas, Ini Nominasi Penghargaan Individu Pegadaian Championship 2025/2026
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Diwarnai Aksi Boikot Jakmania, Persija Kenalkan 29 Pemain dan Jersey Baru Merah Menyala
-
Rilis Skuad dan Jersey Musim 2026/2027, Bhayangkara Presisi Lampung FC Bidik Tiga Besar Super League
-
Ini 5 HP Bekas Murah 2-4 Jutaan dengan Skor AnTuTu 11 Tembus Sejuta, Main Game Berat Lancar!
-
SE Menkomdigi soal Perlindungan Kuota Internet Sudah Tepat, Tak Perlu Tergesa Revisi Aturan
-
RUU Perampasan Aset Segera Disahkan, Akademisi: Kewenangan Besar Tanpa Pengawasan Bisa Jadi Bumerang
-
5 Rekomendasi Bedak Touch-Up Praktis dengan Kaca dan Spons untuk Aktivitas Seharian
-
4 Shio Paling Beruntung 30 Agustus 2026: Siap-Siap Panen Rezeki di Akhir Bulan
-
Tragedi Drag Race Jadi Alarm, IMI Sebut Tak Semua Daerah Punya Venue Layak
-
Siswa di Kampar Diduga Dianiaya Senior, Sempat Dilarikan ke RS karena Hidung Patah
-
Tujuh Perusahaan Antre IPO di BEI, Dua Punya Aset Jumbo