Suara.com - Rabu (19/11/2014) dini hari WIB, Old Trafford akan menjadi saksi pertarungan raksasa Eropa dan Amerika Latin. Portugal akan kembali menghadapi Argentina di laga persahabatan.
Pertemuan antara Portugal dan Argentina di laga persahabatan ini bukanlah yang pertama. Kedua kubu sebelumnya pernah berhadapan di Stade de Geneve, pada awal Februari 2011. Saat itu, Lionel Messi mengunci kemenangan Albiceleste 2-1.
Pertandingan yang akan dihelat di markas Manchester United dipastikan akan berlangsung ketat. Pasalnya, dua mega bintang La Liga akan unjuk ketajaman di laga tersebut. Dua kandidat Ballon d'Or, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi akan menjadi tumpuan masing-masing pelatih dalam pertandingan ini.
Bagi Ronaldo, laga ini memiliki arti tersendiri. Kembali ke Old Trafford, tentunya membangkitkan kenangan CR7 selama berseragam Manchester United. Kembali CR7 ke Old Trafford bisa jadi menguatkan niat Setan Merah untuk memboyongnya kembali.
Ronaldo yang grafik penampilannya di musim ini semakin tajam, tentunya akan menjadi sosok yang harus diwaspadai barisan belakang tim Tango. Mengusung formasi 4-4-2, pelatih Fernando Santos kemungkinan akan menempatkan Ronaldo di belakang Helder Postiga dan Ricardo Quaresma. Bersama Tiago, Nani dan Joao Moutinho, Ronaldo akan diberikan keleluasaan untuk bergerak bebas seperti saat menghadapi Armenia.
Sementara di lini belakang, Pepe dipastikan akan mengemban tugas berat untuk mengunci barisan depan Albiceleste, khususnya mematikan gerak Lionel Messi.
Pelatih Argentina, Gerardo Martino pastinya sudah memperkirakan penjagaan ketat terhadap Lionel Messi. Namun, seperti di pertandingan-pertandingan sebelumnya, Martino tidak akan khawatir menyusul kehadiran Sergio Aguero dan Angel Di Maria yang memiliki kemampuan mumpuni dalam mengobrak-abrik pertahanan lawan. Selain Aguero dan Di Maria, Martino juga masih memiliki dua bomber tajam, Carlos Tevez dan Gonzalo Higuain.
Seperti saat menghadapi Kroasia, Mascherano, Ever Banega dan Enzo Perez berpeluang untuk kembali diturunkan seabagai penghubung dengan lini belakang yang dimotori oleh Zabaleta dan Ansaldi.
Berita Terkait
-
Hasil Uji Coba Internasional Hari Ini Jelang Piala Dunia 2026: Kroasia, Maroko, Norwegia dan Denmark
-
Akhirnya! KNVB Kasih Kabar Kapan Laga Persahabatan Timnas Indonesia vs Belanda
-
Spanyol vs Brasil Berakhir Imbang 3-3, Rodri Cetak Brace
-
Link Live Streaming Inggris vs Brasil, Big Match di Wembley
-
Absen Lawan Jerman, Rekor Sensasional Antoine Griezmann Bareng Timnas Prancis Harus Pupus
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey