Suara.com - Manajer Arsenal, Arsene Wenger, mengatakan bahwa bekas anak buahnya, Thierry Henry mempunyai karakter esensial untuk satu hari nanti menjadi manajer klub sepak bola.
Henry (37) mengakhir kariernya sebagai pemain sepak bola selama 20 tahun pekan ini dan ia mengakui bahwa menjadi manajer Arsenal adalah salah satu impiannya.
"Dia akan kembali ke Arsenal satu hari nanti. Sebagai pelatih? Manajer? Direktur? Saya belum tahu," kata Wenger yang merekrut Henry pada 1999.
"Ia selalu menunjukkan kemampuan bagus dalam menilai pemain. Dia sangat bisa menemukan bakat-bakat baru," sambung Wenger.
Adapun Henry sudah memutuskan untuk menjadi komentator sepak bola dengan sebuah stasiun televisi. Tetapi dia juga berencana untuk mengejar karier sebagai pelatih.
"Untuk menjadi pelatih, Anda harus dekat dengan sebuah klub dan saya sangat ingin dia kembali dengan Arsenal," ujar Wenger.
Nama Henry sendiri sangat lekat dengan Arsenal. Sebuah patung perunggu striker Prancis itu sudah berdiri di luar kandang Arsenal, Stadion Emirates, untuk mengenang rekor 228 gol yang dicetaknya untuk klub London itu. (BBC)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung