Suara.com - Hari ini, 48 tahun yang lalu, Gianluca Pagliuca lahir di Bologna, Italia. Pagliuca adalah salah satu kiper veteran timnas Italia yang pernah membela Sampdoria, Inter Milan, Bologna, dan Ascoli.
Penggemar berat Liga Calcio Italia pasti tahu, atau paling tidak pernah mendengar nama besar seorang penjaga gawang bernama Gianluca Pagliuca. Ya, Pagliuca disebut-sebut sebagai salah satu kiper terbaik dari daratan Italia di era tahun 90-an.
Pagliuca adalah pesepakbola ketiga yang paling banyak melakoni laga Serie-A setelah Javier Zanetti dan Paolo Maldini. Sejak bergabung dengan Sampdoria hingga gantung sarung tangan usai membela Ascoli, Pagliuca sudah memainkan 632 laga. Pagliuca juga pernah membantu klub yang dibelanya merebut beragam trofi bergengsi, baik di kompetisi domestik maupun internasional.
Saat pertama kali Sampdoria merekrutnya di usia 21, tak ada pernah menduga, kiper jangkung dengan postur 190 sentimeter bakal jadi salah satu kiper terbaik di sepanjang sejarah Italia. Bersama klub pertamanya itu, Pagliuca sekali mencicipi gelar Scudetto, tiga kali juara Coppa Italia, dan sekali juara Piala Winners UEFA.
Tampil sebagai kiper Azzuri di Piala Dunia 1994, Pagliuca menorehkan sejumlah catatan unik. Selain jadi kiper pertama yang menerima kartu merah di Piala Dunia lantaran menyentuh bola di luar kotak penalti, Pagliuca juga jadi kiper pertama yang berhasil menghalau tendangan penalti dalam sebuah laga final Piala Dunia.
Selepas Piala Dunia 1994, nama Pagliuca melambung. Ia dipinang Inter Milan dengan nilai transfer yang tercatat sebagai rekor tertinggi saat itu, yakni 7 juta Poundsterling. Pagliuca membawa klub asal Kota Milan itu menjuarai Piala UEFA 1998.
Tahun 1999, Pagliuca hengkang dari Inter setelah pelatih baru Marcello Lippi merekrut Angelo Peruzzi, kiper yang meroket namanya lewat Juventus. Setelah bermain di klub asal kampung halamannya, Bologna, selama tujuh tahun, Pagliuca pindah ke Ascoli dan menyudahi kariernya di klub tersebut. Kini, Pagliuca menekuni profesi sebagai komentator sepak bola.
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Pelatih Senegal Pape Thiaw: Salat Dulu Baru Piala Dunia
-
Start Apik di Piala Dunia 2026, Salem Al-Dawsari Syukuri Hasil Imbang Lawan Uruguay
-
Persebaya Rekrut 5 Pemain Sekaligus, Daftarnya Bukan Kaleng-kaleng!
-
Hadapi Irak, Pelatih Norwegia: Erling Haaland Senjata Mematikan
-
Satu Musim Berkesan di Laskar Mataram, Donny Warmerdam Resmi Pamit dari PSIM Yogyakarta
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Sosok Penting Persija Jakarta Cabut Gabung Persis Solo
-
FIFA Paksa Iran Tinggalkan AS! Pencitraan Infantino, Masuk Ruang Ganti Ucap Kata Ini
-
Profil Persikad Depok: Klub Liga 2 Championship, Nagina Slavina Dikabarkan Jadi Presidennya
-
Erick Thohir Bocorkan Road Map Timnas Indonesia hingga 2031, Piala Dunia Target Utama