Suara.com - Guna menghadapi musim 2014/15, enam bulan lalu sejumlah klub aktif di bursa transfer mencari sosok pemain tepat untuk menghadapi ketatnya persaingan dengan rival-rival mereka. Alhasil, sejumlah pemain dengan nama besar pun berganti seragam.
Namun, hingga paruh musim 2014/15, lima dari pemain yang berganti serangam tersebut dinilai gagal memenuhi tuntutan klub baru mereka. Sebut saja Mario Balotelli dan Fernando Torres. Kedua pemain yang memiliki nama besar tersebut, gagal memenuhi tuntutan klub masing-masing.
Berikut lima pemain yang gagal bersinar bersama klub baru mereka di paruh musim.
1. Mario Balotelli (Liverpool)
Mario Balotelli diboyong Liverpool dari AC Milan jelang ditutupnya bursa transfer musim panas September lalu. Balotelli diharapkan bisa menggantikan peran Luis Suarez yang hengkang ke Barcelona usai gelaran Piala Dunia.
Namun harapan publik Anfield ternyata meleset. Hingga paruh musim 2014/15, pemain berjuluk Super Mario gagal memenuhi harapan klub. Tampil sebanyak 11 kali di Liga Premier, Balotelli belum juga membuka pundi golnya di liga termahal dunia.
Sedangkan di kompetisi lainnya, yaitu di ajang Piala Liga dan Liga Champions, Balotelli telah lima kali diturunkan. Di kedua kompetisi tersebut, Balotelli masing-masing satu gol.
2. Fernando Torres (AC Milan)
Fernando Torres juga masuk dalam kategori gagal di klub barunya. Merapat ke San Siro pada awal musim 2014/15 dengan status pinjaman dari Chelsea, El Nino gagal memenuhi harapan pelatih AC Milan Filippo Inzaghi.
Tampil sebanyak 10 kali, Torres hanya mampu mempersembahkan satu gol. Prestasi yang membuat namanya dicoret dari daftar Inzaghi.
Hanya bertahan selama setengah musim di Serie A, di tahun 2015 Torres akan kembali mengenakan seragam Atletico Madrid menyusul kesepakatan yang telah dicapai oleh Milan dan Atletico.
3. Alvaro Negredo (Valencia)
Berikutnya ada punggawa Manchester City, Alvaro Negredo. Setelah lama menepi akibat cedera, awal musim 2014/15, Negredo dipinjamkan ke Valencia, dengan harapan pemain tersebut dapat kembali mengasah ketajamannya seperti saat berseragam Sevilla.
Kembali ke La Liga, hingga setengah musim, Negredo gagal menunjukkan kelasnya sebagai penyerang berbahaya. Tampil sebanyak 8 kali, Negredo baru membukukan satu gol.
4. Samuel Eto'o (Everton)
Merapat ke Everton dengan status bebas transfer, eks bomber Barcelona dan Chelsea, Samuel Eto'o, juga belum mampu menunjukkan ketajamannya sebagai seorang penyerang. Di bawah asuhan manajer Roberto Martinez, Eto'o bisa dikatakan mendapat cukup banyak kesempatan dengan 19 kali tampil di berbagai ajang. 14 diantaranya di Liga Premier.
Dari 19 penampilannya tersebut, pemain asal Kamerun baru membukukan empat gol. Tiga di Liga Premier dan satu di Liga Europa. Sebuah catatan buruk bagi seorang penyerang kelas dunia.
5. Radamel Falcao (Manchester United)
Pemain terakhir yang masuk dalam kategori gagal bersama klub baru di paruh musim kompetisi adalah Radamel Falcao. Pemain AS Monaco yang dipinjamkan ke Manchester United di awal musim ini, belum mampu menunjukkan produktivitasnya di lini depan Setan Merah.
Di bawah asuhan manajer Louis van Gaal, Falcao telah diturunkan sebanyak 11 kali di Liga Premier. Dari ke-11 penampilannya tersebut, bintang asal Kolombia itu baru mencetak dua gol.
Berita Terkait
-
Mario Balotelli Belum Pensiun, Resmi Dikontrak Klub UEA Sampai 2028
-
Patrick Vieira Dipecat Genoa, Mario Balotelli: Karma Itu Nyata!
-
Mario Balotelli Sindir Timnas Italia: Main Tanpa Semangat, Aku Gak Suka
-
Mau Berperilaku Aneh dan Gila Sekali pun, 4 Pesepak Bola Ini Tak Mungkin Dibenci
-
Mario Balotelli Siap Comeback! Didekati Real Murcia, Maunya Gabung ke Real Madrid
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
Psywar Guardiola ke Arsenal: Jadwal Neraka dan Cedera Bisa Bikin The Gunners Tergelincir
-
Gabung Persija, Cyrus Margono Siap Ramaikan Bursa Kiper Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Rating Ole Romeny Ungguli Rekan Tim, Oxford United Sukses Curi Poin Meski Bermain 10 Orang
-
John Herdman Pusing, Dean James Cedera, Pemain Keturunan Ini Bisa Jadi Opsi Timnas Indonesia
-
Eksodus Pemain Keturunan ke BRI Super League, Kerja John Herdman Bakal Lebih Mudah
-
Pertahanan Sassuolo Rapuh, Jay Idzes Gagal Redam Amukan Inter Milan yang Cetak 5 Gol Tanpa Balas
-
Eks Tangan Kanan STY Buka Opsi Tambah Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia U-17
-
Terungkap! Ini Alasan di Balik Batalnya Transfer Ragnar Oratmangoen ke Super League
-
Mauricio Souza Ungkap Masalah Lini Depan Persija saat Kalah dari Arema FC
-
Kalah dari Arema FC, Pelatih Persija Jakarta Pilih Realistis Kejar Posisi Puncak Klasemen