- Persija Jakarta kalah 0-2 dari Arema FC di SUGBK pada 8 Februari 2026, dengan dua gol dicetak Gabriel Silva.
- Kekalahan ini membuat Persija tertinggal signifikan dari pemuncak klasemen sementara Liga Super 2025/2026.
- Pelatih Mauricio Souza menyatakan absennya delapan pemain mengganggu keseimbangan tim dan penyelesaian akhir kurang tenang.
Suara.com - Persija Jakarta harus menelan hasil pahit saat menjamu Arema FC pada pekan ke-20 Liga Super 2025/2026. Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (8/2/2026), Macan Kemayoran takluk dengan skor 0-2 meski tampil di hadapan pendukung sendiri.
Arema FC tampil efektif dan berhasil mencuri kemenangan lewat dua gol yang dicetak Gabriel Silva. Penyerang Singo Edan itu membuka keunggulan pada menit ke-82, sebelum memastikan tiga poin melalui gol keduanya pada masa tambahan waktu menit ke-90+9.
Kekalahan ini berdampak signifikan bagi Persija Jakarta dalam persaingan papan atas klasemen sementara. Tim ibu kota kini tertinggal enam poin dari Persib Bandung yang berada di puncak klasemen. Selain itu, Persija juga terpaut lima angka dari Borneo FC yang menempati posisi kedua dengan koleksi 46 poin.
Pelatih Persija, Mauricio Souza, mengungkapkan kondisi tim yang tidak ideal turut memengaruhi performa anak asuhnya. Ia menyebut banyaknya pemain yang absen membuat keseimbangan permainan Persija terganggu sepanjang laga.
“Kami kehilangan delapan pemain, dan hari ini ada tiga yang absen. Mauro, misalnya, baru berlatih sekali bersama kami,” ujar Souza kepada awak media.
Meski gagal meraih poin, Mauricio Souza menilai Persija sejatinya memiliki peluang untuk membongkar pertahanan rapat Arema FC. Namun, kurangnya ketenangan pada momen krusial membuat sejumlah peluang terbuang percuma.
“Sebenarnya kami bisa menembus pertahanan Arema berkali-kali, tetapi kami kurang tenang dalam operan terakhir atau penyelesaian akhir,” katanya.
Souza juga menjelaskan proses adaptasi pemain baru masih berlangsung, termasuk Mauro Zijlstra yang belum lama bergabung dengan Persija. Dalam upaya mengejar hasil, pelatih asal Brasil itu bahkan melakukan penyesuaian pendekatan permainan dengan mengubah skema tekanan.
“Saya sudah mengubah skema tekanan agar Arema mau membangun serangan dari bawah, tetapi mereka tetap memilih menggunakan bola panjang,” jelasnya.
Baca Juga: Dua Eks Rekan Lionel Messi di Liga 1: Siapa Bakal Bersinar, Layvin Kurzawa atau Jean Mota?
Meski hasil akhir tidak berpihak, Mauricio Souza menegaskan para pemain Persija telah bekerja keras sepanjang pertandingan. Ia memastikan timnya akan tetap mengusung permainan menyerang demi memperbaiki hasil pada laga-laga berikutnya.
“Pemain sudah berjuang maksimal, dan kami akan terus bermain menyerang untuk memberikan hasil yang layak bagi Persija,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan