-
Jay Idzes gagal tampil maksimal saat Sassuolo kalah telak 0-5 dari Inter Milan semalam.
-
Pertahanan Sassuolo sangat rapuh mengantisipasi bola mati hingga kebobolan lima gol oleh Nerazzurri.
-
Kartu merah Nemanja Matic memperparah kondisi Sassuolo yang sudah tertekan sejak menit awal laga.
Suara.com - Malam yang sangat kelam harus dilewati oleh bek andalan Timnas Indonesia yakni Jay Idzes.
Pemain bertahan tersebut gagal membendung serangan badai saat timnya Sassuolo dihajar habis-habisan Inter Milan.
Laga pekan ke-24 Serie A Enilive 2025/26 itu berakhir dengan skor sangat mencolok 0-5.
Pertandingan tersebut berlangsung pada Senin dini hari waktu setempat di markas kebanggaan mereka Mapei Stadium.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi tuan rumah yang tidak berkutik di depan pendukung sendiri.
Jay Idzes sebenarnya mendapatkan kepercayaan penuh dari pelatih untuk merumput selama 90 menit waktu normal.
Namun performa lini belakang Sassuolo terlihat sangat rentan ketika menghadapi gelombang serangan dari tim tamu.
Secara individu penampilan pemain berusia 25 tahun itu menjadi bahan perbincangan hangat publik sepak bola.
Berdasarkan data statistik yang dihimpun ia hanya mampu mengantongi rating rendah sebesar 4,6 saja.
Baca Juga: John Herdman Blusukan ke Ruang Ganti Persib dan Diskusi dengan 3 Pilar Timnas Indonesia
Meskipun ia sukses melepaskan 37 operan dengan tingkat akurasi mencapai angka 92 persen.
Akurasi umpan yang tinggi ternyata tidak berbanding lurus dengan efektivitasnya dalam menjaga area pertahanan.
Ia dianggap kurang memberikan pengaruh yang signifikan untuk menghentikan gempuran mematikan dari skuad Nerazzurri.
Data dari Fotmob menunjukkan bahwa Idzes sangat minim dalam melakukan aksi tekel maupun intersepsi lawan.
Sepanjang laga ia tercatat hanya membukukan enam kali sapuan bola untuk menjauhkan bahaya dari gawang.
Ia juga melakukan empat kali sapuan menggunakan kepala serta tercatat melakukan dua kali blok tembakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey