Suara.com - PT Liga Indonesia telah menentukan Bantul sebagai tempat final Inter Island Cup pada 27 Januari. Manajemen Arema Cronus Indonesia pun tidak mempermasalahkan lokasi pertandingan final Inter Island Cup.
Media Officer Arema, Sudarmaji, menegaskan di mana pun lokasi pertandingan final IIC digelar tidak menjadi masalah, dengan catatan lokasi tersebut adalah lokasi yang netral, tidak di kandang Arema maupun Persib Bandung.
"Kami bisa menerima keputusan PT Liga Indonesia yang memutuskan final IIC digelar di Bantul. Kami segera mempersiapkan diri untuk meladeni Persib Bandung di laga final yang tertunda tersebut," kata Sudarmaji, Selasa (6/1).
Final IIC 2014 yang mempertemukan Persib Bandung dengan Arema, digelar di Stasion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, 27 Januari nanti. Laga final tersebut terpaksa ditunda hampir satu tahun karena berbagai alasan.
Awalnya final akan menggunakan format home (kandang) and away (tandang), namun berubah dan final akan digelar di Bandung, dengan alasan Persib menjadi juara LSI 2014.
Namun demikian, tawaran tersebut ditolak oleh kubu Arema karena lokasi tersebut tidak netral dan akhirnya diputuskan final IIC 2014 akan digelar di Bantul.
Final IIC nanti menjadi kesempatan bagi Arema untuk membalas kekalahan saat semifinal LSI beberapa waktu lalu. Di semifinal Arema kalah 1-3 atas Persib, sehingga ambisi Arema untuk meraih gelar juara LSI 2014 runtuh.
"Kami berharap di final IIC nanti Arema mampu menaklukkan Persib dan membawa pulang trofi juara," kata General manajer Arema, Ruddy Widodo. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung
-
Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah
-
Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi
-
KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor
-
Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya
-
11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel
-
MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia
-
Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?