Suara.com - Hari ini, 35 tahun yang lalu, Jendri Pitoy lahir di Tomohon, Sulawesi Utara. Lelaki yang bernama lengkap Jendri Christian Pitoy ini adalah mantan kiper timnas Garuda yang kini berjaga di bawah mistar gawang Persebaya.
Pada usia 19 tahun, Jendri mengawali kariernya di lapangan hijau bersama Persma Manado. Hanya berselang setahun, Yandri berangkat ke tanah Jawa, mencoba peruntungannya dengan Persikota Tangerang yang kala itu diasuh pelatih Rahmad Darmawan (RD). Namanya kian melambung di Persikota. Puncaknya, ia didapuk sebagai salah satu punggawa skuat timnas Merah Putih.
Perkenalan Jendri dengan RD membuka peluang baginya untuk merumput bersama klub-klub besar tanah air. Salah satu contohnya adalah ketika pelatih bertangan dingin itu hijrah ke Persipura dan membawa serta Jendri bersamanya. Di klub asal Jayapura itu, Jendri merasakan jadi juara Liga Indonesia 2005, Indonesia Super League 2008/2009, dan Indonesia Community Shield 2009.
Jenuh bermain di Persipura untuk waktu yang lama, Jendri pindah ke Perseman Manokwari. Sebuah keputusan yang cukup mengejutkan dari seorang kiper sekelas Jendri. Namun, hanya bertahan setahun, Jendri ditarik mantan bosnya, RD, ke Persija Jakarta.
Hanya jadi kiper kedua setelah Hendro Kartiko, Jendri jarang dimainkan di Macan Kemayoran. Iapun memilih berlabuh ke Persib, sebagai tim barunya. Di klub musuh bebuyutan Persija itu, Jendri boleh dibilang bernasib kurang baik. Jadi korban lemparan batu hingga pingsan dalam laga kontra PSMS, Jendri justru didepak manajemen klub asal Kota Kembang hanya beberapa bulan berselang.
Jadi kiper kenyang pengalaman, Jendri tak susah dapat klub baru yang menampungnya. Persiram Raja Ampat jadi klub selanjutnya yang ia bela. Setahun di klub asal tanah Papua itu, Jendri hijrah ke Persebaya pada akhir tahun 2014. Jendri menjadi satu dari sembilan pemain baru yang direkrut Bajul Ijo untuk menghadapi ISL tahun 2015.
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Pelatih Senegal Pape Thiaw: Salat Dulu Baru Piala Dunia
-
Start Apik di Piala Dunia 2026, Salem Al-Dawsari Syukuri Hasil Imbang Lawan Uruguay
-
Persebaya Rekrut 5 Pemain Sekaligus, Daftarnya Bukan Kaleng-kaleng!
-
Hadapi Irak, Pelatih Norwegia: Erling Haaland Senjata Mematikan
-
Satu Musim Berkesan di Laskar Mataram, Donny Warmerdam Resmi Pamit dari PSIM Yogyakarta
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Sosok Penting Persija Jakarta Cabut Gabung Persis Solo
-
FIFA Paksa Iran Tinggalkan AS! Pencitraan Infantino, Masuk Ruang Ganti Ucap Kata Ini
-
Profil Persikad Depok: Klub Liga 2 Championship, Nagina Slavina Dikabarkan Jadi Presidennya
-
Erick Thohir Bocorkan Road Map Timnas Indonesia hingga 2031, Piala Dunia Target Utama