Suara.com - Hari ini, 29 tahun yang lalu, Claudio Marchisio lahir di Turin, Italia. Marchisio adalah gelandang tim nasional Italia yang kini memperkuat Juventus.
Ulet dan pandai membaca peluang, demikian dirinya dipandang oleh banyak insan senior sepak bola dan pengamat lapangan hijau. Dengan dribbling, kontrol bola, dan kemampuan tackling yang kuat, Machisio sangat diandalkan sebagai gelandang.
Tak cuma memegang peran untuk bertahan, Marchisio juga kerap bertindak sebagai penyokong serangan. Dengan kemampuan kaki kiri dan kanan yang sama hebatnya, Marchisio jadi salah satu sosok yang patut diperhitungkan oleh lawan-lawan Si Nyonya Tua.
Lahir di tengah-tengah keluarga penggila tim Zebra, darah Juventini sejati mengalir di nadi Marchisio. Di usianya yang masih sangat belia, Marchisio sudah menjadi ball boy di Stadio delle Alpi, markas besar Juventus, sampai akhirnya terjaring radar para pencari bakat Bianconeri.
Banyaknya talenta-talenta muda yang sama muda dan sama berbakatnya, Marchisio awalnya tak terlalu yakin bisa punya karier bagus di lapangan hijau. Oleh sebab itu, ia sempat menimba ilmu di sekolah kejuruan surveyor, untuk berjaga-jaga, kalau-kalau ia gagal di sepak bola.
Namun, nasib berkata lain. Pemain bertinggi badan 179 sentimeter ini akhirnya drop out dari sekolah dan memantapkan hati untuk sepak bola. Kariernya di Juventus dimulai sebagai kapten klub Primavera. Terpuruknya Juventus ke Serie B akibat skandal Calciopoli jadi jalan baginya untuk menembus tim utama.
Setahun dipinjamkan ke Empoli, Marchisio kembali ke klub asal kampung halamannya itu. Sejak saat itu, kemampuan dan penampilannya terus berkembang. Ia jadi salah satu pemain yang membantu La Vechia Signora meraih gelar Scudetto Serie A selama tiga musim berturut-turut, yakni 2011/2012, 2012/2013, dan 2013/2014.
Pemain yang punya julukan Si Pangeran Kecil ini juga salah satu punggawa timnas Italia sejak tahun 2009. Pada Piala Dunia Brasil 2014 lalu, Marchisio menyumbangkan satu gol saat Azzurri berlaga melawan Inggris di laga pertama fase grup.
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Pelatih Senegal Pape Thiaw: Salat Dulu Baru Piala Dunia
-
Start Apik di Piala Dunia 2026, Salem Al-Dawsari Syukuri Hasil Imbang Lawan Uruguay
-
Persebaya Rekrut 5 Pemain Sekaligus, Daftarnya Bukan Kaleng-kaleng!
-
Hadapi Irak, Pelatih Norwegia: Erling Haaland Senjata Mematikan
-
Satu Musim Berkesan di Laskar Mataram, Donny Warmerdam Resmi Pamit dari PSIM Yogyakarta
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Sosok Penting Persija Jakarta Cabut Gabung Persis Solo
-
FIFA Paksa Iran Tinggalkan AS! Pencitraan Infantino, Masuk Ruang Ganti Ucap Kata Ini
-
Profil Persikad Depok: Klub Liga 2 Championship, Nagina Slavina Dikabarkan Jadi Presidennya
-
Erick Thohir Bocorkan Road Map Timnas Indonesia hingga 2031, Piala Dunia Target Utama