Suara.com - Persebaya Surabaya keberatan dengan rancangan jadwal pertandingan Indonesia Super League (ISL) 2015 yang dikirim PT Liga Indonesia.
Pelatih Persebaya, Ibnu Grahan mengatakan, beberapa hal yang membuatnya keberatan dengan draft jadwal ISL adalah minimnya waktu recovery pemain, serta dekatnya agenda timnas U-23 dengan jadwal pertandingan Persebaya.
Ibnu mencontohkan, jadwal pertandingan tandang antara Persipura vs Persebaya pada tanggal 11 September dan Perseru Serui vs Persebaya di tanggal 14 September 2015.
"Dari tanggal pertandingan jelas waktu recoverynya sangat singkat, ini jelas tidak baik bagi pemain," ujar Ibnu kepada Suara.com, Rabu (4/2/2015).
Agenda timnas U-23 yang diasuh Aji Santoso juga memiliki masalah dengan jadwal Persebaya. Menurut jadwal kualifikasi AFC Cup U-23, timnas akan bertarung diantara 27-31 Maret 2015. Tak beda jauh dari tanggal tersebut, Persebaya akan menjamu Persipura pada tanggal 21 Maret 2015 dan bertandang ke markas Persiba Balikpapan pada tanggal 4 April 2015
Persebaya merasa keberatan karena empat pemainnya, yakni Evan Dimas Darmono, Ilham Udin, Zulfiandi dan M.Zaenuri yang saat ini mengikuti seleksi, kemungkinan besar akan menjadi bagian dari timnas U-23.
"Kami berharap adanya perubahan jadwal ISL, apalagi ini masih berupa draft dan bisa lebih disempurnakan," pungkas pelatih asli Surabaya ini. (Yovie Wicaksono)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim