Suara.com - Persija Jakarta sukses mengatasi Barito Putra Banjarmasin 2-1 dalam laga uji coba. Namun demikian pelatih Persija Rahmad Darmawan menilai performa tim asuhannya menurun meski menang pada laga uji coba tersebut.
Pada pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kemenangan Persija ditentukan oleh pemain asingnya yaitu Evgeny Kabayev pada menit 88. Sebelumnya, Persija unggul lebih dulu lewat Ramdani Lestaluhu sebelum disamakan pemain Barito, Antony Putro Nugroho.
"Dibandingkan dengan pertandingan melawan Semen Padang saat SCM Cup, performa anak-anak mengalami penurunan. Jelas ini akan menjadi bahan evaluasi," kata Rahmad Darmawan usai pertandingan di Gelora Bung Karno, Rabu (4/2/2015).
Pada laga uji coba melawan tim berjuluk Laskar Antasari itu, tuan rumah Persija Jakarta terlihat kurang mampu mengembangkan permainan karena lawan juga terus memberikan perlawanan. Anak asuh Salahudin itu terus memaksa pemain tim asal ibukota itu bekerja keras.
Hingga 20 menit pertama, kedua tim terus melakukan jual beli serangan. Beberapa peluang sebenarnya didapat oleh Barito Putra. Hanya saja solidnya pertahanan Persija yang dimotori oleh Alan Aciar mampu membendung tekanan lawan.
Upaya Persija untuk membuat gol akhirnya mampu terealisasi setelah Ramdani Lestaluhu pada menit 28 mampu memperdayai penjaga gawang Barito Putra. Mampu unggul 1-0, anak asuh Rahmad Darmawan lebih bermain taktis. Hanya saja tidak ada gol tercipta hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua giliran Barito Putra yang terus menekan. Dimotori oleh sang kapten Riski Ripora serangan terus terbangun dengan baik. Beruntung Persija mempunyai Adixi Lenzivio yang bermain cukup cemerlang.
Terus menekan akhirnya anak asuh Salahudin mampu memecah kebuntuhan dengan menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol Antony Putro Nugroho. Kondisi sama kuat membuat tim asal Kalimantan Selatan itu lebih semangat melakukan serangan.
Kondisi ini membuat Persija sedikit kesulitan. Namun, tim tuan rumah justru diuntungkan setelah penjaga gawang Barito Putra melakukan blunder dan kondisi itu dimanfaatkan dengan baik oleh Evgeny Kabayev untuk membawa tim Macan Kemayoran unggul.
Meski menang, pelatih Rahmad Darmawan masih belum puas dengan performa anak asuhnya terutama untuk lini depan. Mantan pelatih Persebaya Surabaya itu menilai lini depan serta pemain asing yang dimiliki tim Macan Kemayoran mampu memberikan yang terbaik.
"Masalah kita kurang tajam dalam melakukan passing ke depan. Kondisi ini jelas berpengaruh terhadap suplai bola ke penyerang.," kata mantan pelatih Arema Indonesia.
Dengan waktu yang ada sebelum turun resmi pada kompetisi Indonesia Super League (ISL) pada 21 Februari nanti, pihaknya akan segera memperbaiki kelemahan yang ada. Salah satu upaya yang dilakukan adalah kembali melakukan uji coba di antaranya melawan PSS Sleman dan PSIS Semarang.
Sementara itu pelatih Barito Putra, Salahudin mengatakan, mental bertanding pemain menjadi sorotan setelah timnya dikalahkan tuan rumah Persija. Dengan sisa waktu yang ada, pihaknya mengaku akan segera melakukan perbaikan.
"Selama ini kita uji coba dengan tim yang levelnya lebih rendah. Dengan level yang sama semuanya akan kelihatan. Salah satunya mental pemain," katanya usai pertandingan.
Uji coba melawan Persija merupakan pertandingan terakhir bagi Barito Putra sebelum kembali ke Banjarmasin. Sesuai dengan rencana, sebelum kick off ISL 2014/2015, Laskar Antasari masih mengagendakan beberapa pertandingan uji coba. (Antara)
Berita Terkait
-
Mudik ke Maluku, Pemain Keturunan Ini Dibuat Geleng-geleng Lihat Indahnya Kampung Halaman
-
Alarm untuk Andritany, Cyrus Margono Siap Rebut Status Kiper Utama Persija
-
Dari Jantung Pertahanan ke Lini Tengah, Ini Kunci Sukses Jordi Amat di Persija
-
Sering Terlihat Kesal, Allano Lima Tegaskan Bukan Pemain Tempramen
-
Persija Jakarta Samai Poin Persib, Andritany Tegaskan Asa Juara Masih Ada
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Penyelamatan Krusialnya Jadi Kunci, Lille Pamerkan Aksi Heroik Calvin Verdonk
-
Terungkap! Maarten Paes Blak-blakan Soal Peran Penasihat Teknis PSSI di Balik Transfernya ke Ajax
-
Alasan Ivar Jenner Tiba-tiba Absen dari Skuad Dewa United, Dibekap Cedera?
-
Serangan AS-Israel: Liga Iran Resmi Dihentikan, Pemain Asing Pilih Angkat Kaki
-
Media Italia Klaim Jay Idzes Sebagai Rekrutan Terbaik Sassuolo Musim Ini
-
Maarten Paes Gantungkan Harapan ke John Herdman: Timnas Indonesia Harus Naik Level Dunia
-
Viking Ajak 193 Anak Yatim Nonton Persib, Doa Jadi Kekuatan Tambahan
-
Nova Arianto Gelar TC Timnas Indonesia U-20, Muncul Penyerang Keturunan Australia