- Persebaya Surabaya resmi memperpanjang masa bakti gelandang asal Meksiko, Francisco Rivera, selama tiga musim ke depan.
- Pelatih Bernardo Tavares memuji kontribusi Rivera yang mencetak 13 gol dan masuk Best XI liga.
- Tavares memberikan catatan evaluasi tegas terkait kontrol emosi Rivera yang sempat menerima dua kartu merah.
Suara.com - Manajemen Persebaya Surabaya mengambil langkah strategis dengan mengamankan jasa Francisco Rivera lewat perpanjangan kontrak berdurasi tiga tahun ke depan.
Keputusan krusial ini disambut positif oleh pelatih kepala Green Force, Bernardo Tavares, meski sang juru taktik menyelipkan catatan evaluasi penting.
Langkah pemagaran gelandang kreatif asal Meksiko tersebut menjadi sinyal ambisi besar klub dalam menyusun kekuatan jangka panjang.
Kehadiran pemain berusia 31 tahun ini dinilai menjadi fondasi utama bagi stabilitas performa tim di musim kompetisi baru.
Bernardo Tavares memuji konsistensi performa anak asuhnya tersebut yang dinilai menjadi motor serangan paling efektif di lini tengah.
"Rivera adalah pemain spesial bagi Persebaya. Sejak Januari, performanya sangat konsisten, baik lewat gol maupun assist yang dia ciptakan untuk tim," kata Tavares dalam keterangannya di Surabaya, Senin.
Evaluasi Kedisiplinan dan Kontrol Emosi
Ketajaman visi bermain Rivera terbukti lewat kontribusi nyata di atas lapangan yang mendongkrak produktivitas gol tim.
Pemain bernomor punggung mumpuni ini tidak hanya piawai mengalirkan bola, tetapi juga andal dalam mengonversi peluang mandiri.
Baca Juga: Dipastikan Degradasi, Semen Padang Janji Tetap Profesional saat Hadapi Persebaya Surabaya
Sepanjang kalender kompetisi 2025/2026, legiun asing ini mengemas 13 gol dan 10 assist dari total 30 penampilan.
Rapor impresif tersebut sekaligus mengantarkan namanya masuk dalam daftar susunan pemain terbaik (Best XI) Super League 2025/2026.
"Statistik itu menunjukkan kontribusinya sangat besar untuk tim. Selain itu, dia juga masuk dalam Best XI liga. Itu menjadi bukti kualitas dan konsistensinya sepanjang musim," ujarnya.
Sisi kepemimpinan dan profesionalisme di luar lapangan juga menjadi alasan kuat manajemen menyodorkan kontrak jangka panjang.
Menatap Target Prestasi Musim Baru
Namun, Tavares tidak menutup mata terhadap aspek disiplin Rivera yang sempat merugikan tim akibat akumulasi kartu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
FIFA Perketat VAR di Piala Dunia 2026, Taktik Bola Mati Ala Inggris Bisa Dianulir
-
Bukan Ronaldo atau Messi, Ini 5 Pencetak Gol Tertua dalam Sejarah Piala Dunia!
-
Calvin Verdonk dan Joey Pelupessy Belum Gabung Timnas Indonesia Jelang vs Oman dan Mozambik
-
Timnas Malaysia U-19 Percaya Diri Tatap Piala AFF U-19 2026, Singapura Jadi Ujian Awal
-
Timnas Haiti ke Piala Dunia 2026, Sepak Bola Jadi Juru Damai di Tengah Krisis Keamanan dan Politik
-
Aturan Baru Piala Dunia 2026: FIFA Sahkan Regulasi Pembatalan Gol Akibat Pelanggaran Bola Mati
-
Arne Slot Tulis Surat Perpisahan untuk Liverpool
-
John Terry Paham Perasaan Gabriel: Saya Pernah di Posisi Itu
-
Respons Melbourne City Usai Mathew Baker Promosi ke Timnas Indonesia Senior
-
James Milner Pensiun di Usia 40 Tahun, Akhiri Karier Legendaris Setelah 24 Musim di Liga Inggris