Suara.com - Tindakan rasis sekelompok pendukung Chelsea di stasiun kereta api Paris, Prancis mendapat tanggapan dari pihak klub. Chelsea mengutuk insiden itu dan akan mengambil tindakan jika mereka terbukti terlibat.
"Perilaku seperti itu menjijikkan dan tidak memiliki tempat di sepakbola atau masyarakat," demikian kecaman dari pihak klub.
Pihak klub mendukung setiap upaya hukum yang dilakukan terhadap mereka yang terlibat aksi rasis.
"Kami mendukung setiap tindakan pidana terhadap mereka yang terlibat, dan jika bukti menunjuk keterlibatan pemegang tiket musiman Chelsea atau anggota, pihak klub akan mengambil tindakan paling keras terhadap mereka, termasuk larangan (menyaksikan pertandingan Chelsea)."
Sebelumnya beredar video amatir yang menunjukkan aksi sekelompok pendukung Chelsea di stasiun kereta api Paris, Prancis. Rekaman video memperlihatkan sekelompok pendukung Chelsea melarang seorang pria kulit hitam masuk gerbong kereta.
Peristiwa ini terjadi sebelum pertandingan babak 16 besar leg pertama Liga Champions yang mempertemukan Chelsea dengan tuan rumah Paris Saint Germain, Rabu (18//2/2015). Pertandingan itu berakhir dengan skor imbang 1-1. (Skysports)
Berita Terkait
-
Aston Villa Dikabarkan Jajaki Transfer Alejandro Garnacho dari Chelsea
-
Xabi Alonso Minta Chelsea Pertahankan Enzo Fernandez, Dipagari Harga Rp2,9 Triliun
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
Suksesor Cristiano Ronaldo Merapat ke London, Geovany Quenda Resmi Diboyong Chelsea
-
Manchester United Rekrut Andrey Santos dari Chelsea, Rogoh Kocek Rp1,05 Triliun!
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan