Suara.com - Bertandang ke Liberty Stadium, Manchester United mengalami kekalahan kelimanya di Liga Premier musim ini. Dijamu Swansea City, Sabtu (21/2/2015) malam WIB, Setan Merah tunduk dengan skor 2-1.
Dalam pertandingan tersebut MU sebenarnya unggul lebih dulu lewat gol Ander Herrera di menit 28. Namun, keunggulan United tidak berlansung lama setelah dua menit kemudian Sung-Yueng Ki menyeimbangkan kedudukan.
Di babak kedua, United yang mendominasi jalannya laga tidak bisa berbuat banyak. Bahkan, skuat Louis van Gaal harus menerima kenyataan pahit setelah Bafetimbi Gomis membalikkan keadaan sekaligus mengunci kemenangan Swansea 2-1 di menit 73.
Kekalahan ini merupakan kekalahan kedua United atas The Swan musim ini setelah di pertemuan pertama MU juga kalah dengan skor sama di Old Trafford. Merujuk fakta di atas, kapten MU Wayne Rooney mengaku kecewa.
Menurut Rooney, timnya tidak seharusnya kalah dalam pertandingan tersebut. Karena menurutnya United tidak hanya mendominasi jalannya laga, tapi juga mampu mengurung Swansea di daerah pertahanan mereka.
"Tentu saja kekalahan ini sulit diterima," tegas Rooney kepada MUTV.
"Seperti yang saya katakan sebelumnya, kami mampu mendominasi jalannya pertandingan. Tapi mungkin kami kurang menguji kemampuan penjaga gawang mereka (Swansea) hingga akhirnya mereka mencetak gol. Bermain bagus tapi kalah sangat mengecewakan," jelasnya.
Gagal membawa pulang poin dari Liberty Stadium, MU tergeser dari posisi tiga klasemen sementara. Mengantongi 47 poin, MU kini menempati posisi empat. Tertinggal satu poin dari Arsenal yang meraih kemenangan atas Crystal Palace 2-1. (Soccerway)
Berita Terkait
-
Michael Carrick Tak Silau, Minta MU Tak Gegabah Angkat Dirinya Jadi Pelatih Tetap
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
-
Manchester United Bidik Kapten West Ham United?
-
Apes, Alejandro Garnacho Kena Sial Usai Sindir Manchester United
-
Daftar Lengkap Bursa Transfer Musim Dingin Liga Inggris 2025/2026: Manchester United Lepas 3 Pemain
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Luas Biasa! 29 Ribu Bobotoh di GBLA Bikin Layvin Kurzawa Berasa di Rumah Sendiri
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
TEBAK SKOR Final Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia vs Iran: Sejarah di Depan Mata
-
Michael Carrick Tak Silau, Minta MU Tak Gegabah Angkat Dirinya Jadi Pelatih Tetap
-
Epstein Files Bongkar Cerita Lama Chelsea, Ada Skandal Apa Lagi?
-
Maarten Paes Gagal Debut di Ajax Akhir Pekan Ini, Ada Apa?
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
-
Nasib Trent Alexander-Arnold: Suram di Real Madrid, Ditolak Pulang Liverpool
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Ketum Federasi Iran Singgung Militansi 16 Ribu Suporter Indonesia
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah