Suara.com - Menteri Pemuda dan Olah Raga Imam Nachrowi mengklaim, kalau pemerintah tidak pernah berupaya mengintervensi kompetisi ISL, meski meminta penundaan pelaksaan ISL 2015 selama dua minggu.
Imam menegaskan, pemerintah hanya meminta agar PT Liga Indonesia lebih dulu melengkapi persyaratan dari sebuah kompetisi untuk melengkapi syarat-syarat yang ditentukan oleh FIFA.
"Ini sebenarnya permasalahan lama yang sudah pernah kita sampaikan sejak April 2014 lalu, bahwa harus melengkapi foto copy sebagai syarat yang diharuskan oleh FIFA maupun UU SKN kita,"kata Imam di Jayapura, Papua, Selasa (23/2/2015).
Dikatakan Imam, pergeseran kick off ISL selama dua minggu itu sebenarnya tidak akan mengganggu jadwal pemain karena hal itu bisa diatur dengan baik.
"Toh sekarang ada keinginan untuk mundur dua bulan, nah itu artinya PT Liga Indonesia sudah punya planning yang tepat, tinggal bagaimana syarat-syarat itu bisa dipenuhi,"umbarnya.
Menurut Imam, secara pribadi dia menginginkan kick off ISL ini bisa dimulai secepatnya.
"Ya kalau saya inginnya syarat-syarat besok sudah selesai, ya lusanya sudah bisa kick off. Tapi ini kan deadline sudah diberikan dua mingg, jadi tanggal 2 Maret syarat-syaratnya sudah harus selesai,"ucapnya.
Terkait dengan banyak klub yang tidak setuju dengan penundaan kick off ini, menurut Imam, yang berkompeten membicarakan masalah itu adalah PT. Liga Indonesia.
"Kita sudah lama bicarakan ini, kita sampaikan ke PT Liga untuk segera memanggil klub-klub untuk membicarakan soal ini. Ya seperti contoh verifikasi parpol-parpol kemarin, satu syarat saja tidak selesai ya langsung dicoret. Sampai-sampai banyak Parpol yang banding ke Bawaslu, ya itu urusan selanjutnya," katanya. (Lidya Salmah)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Bobotoh dan Jakmania Wajib Baca! Marc Klok Kirim Pesan Tegas Jelang Timnas Indonesia vs Timor Leste
-
Cara Merawat Pintu Mobil Keluarga Sliding Door, plus 10 Opsi Mulai 50 Jutaan Kabin Luas
-
Pajak Ada di Mana-mana, Kapan Manfaatnya Benar-benar Dirasakan Kita Semua?
-
Kejagung Tolak Komentar dan Serahkan Kasus Kematian Tak Wajar Sutrimo ke Polisi
-
6 Manfaat Testosteron Menurut Androlog, Tidak Cuma Soal Gairah Seks
-
Anggaran Wisata Religi Bandar Lampung jadi Sorotan BPK
-
Polisi Tutup Kasus Kim Soo Hyun, Tuduhan Eksploitasi Anak Tak Terbukti
-
Seoul Busters: Ketika Tim yang Dianggap Gagal Mengajarkan Arti Kerja Sama
-
Ini Penyebab Harga Minyak Mentah Turun di Tengah Panasnya Konflik Global
-
Terbongkar! Penyelundupan 3,4 Ton Merkuri Senilai Rp17,5 Miliar dari Surabaya ke Jantung Afrika