Suara.com - Melakoni leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Borussia Dortmund gagal meraih kemenangan. Bertandang ke Juventus Stadium, Die Borrusen tumbang dengan skor 2-1.
Menanggapi hasil pertandingan, pelatih Dortmund Jurgen Klopp mengakui dominasi tuan rumah dalam pertandingan tersebut. Bahkan Klopp merasa kurang tepat dalam menerapkan strategi. Menurutnya, dalam pertandingan itu strategi bertahan seharusnya digunakan.
"Reaksi kami cukup baik saat tertinggal 1-0. Namun setelah gol kedua, kami sangat pasif. Dalam situasi itu harusnya kami bisa bertahan lebih baik," tukas Klopp usai pertandingan.
"Kami tahu kami bisa bertahan lebih baik lagi dari pertandingan kali ini. Sekarang tugas kami adalah memperbaiki hal itu di leg kedua," jelasnya.
Dalam pertandingan tersebut, Carlos Tevez membuka kemenangan Juve di menit 13. Namun keunggulan tuan rumah tidak berlangsung lama setelah Dortmund mampu menyeimbangkan kedudukan lewat gol Marco Reus di menit 18. Upaya keras tim tamu untuk menjaga hasil imbang akhirnya gagal setelah Alvaro Morata mengunci kemenangan Si Nyonya Tua di menit 43.
Meski kalah di leg pertama, peluang Dortmund untuk melaju ke babak perempat final belum tertutup. Di leg kedua, Dortmund yang akan tampil sebagai tuan rumah hanya membutuhkan skor 1-0 untuk bisa lolos ke fase gugur berikutnya. (Soccerway)
Berita Terkait
-
Resmi Tinggalkan Dortmund, Karim Adeyemi Hijrah ke Barcelona: Awal Gemilang
-
Karim Adeyemi Tinggalkan Dortmund, Resmi Bergabung dengan Barcelona
-
Jurgen Klopp Semakin Dekat Latih Timnas Jerman, Ini Sederet Prestasinya
-
Persija Tawar Kontrak Fantastis Eks Bek Liga Champions Radovan Pankov, Klub Polandia Tak Berkutik
-
DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga