Asa Belum Padam, Operasi Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Diperpanjang Tiga Hari

Senin, 14 September 2026 | 19:44 WIB
Kapal Polisi (KP) Sanjaya milik Polairud melakukan pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Banten, Minggu (13/9/2026). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta/hma] jurnalis hilang
  • Tim SAR Gabungan memperpanjang operasi pencarian delapan korban hilang di Selat Sunda selama tiga hari ke depan.
  • Keputusan perpanjangan diumumkan oleh Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad di Pandeglang pada Senin, 14 September 2026.
  • Gubernur Banten Andra Soni menyatakan perpanjangan dilakukan atas permintaan pemerintah daerah dan keluarga korban sesuai aturan.

Suara.com - Tim SAR Gabungan memperpanjang operasi pencarian lima jurnalis dan tiga warga yang hilang kontak di perairan Selat Sunda selama tiga hari ke depan setelah pencarian hingga hari ketujuh.

Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad dalam konferensi pers di Pandeglang, Banten, Senin (14/9/2026), mengatakan keputusan perpanjangan pencarian tersebut diambil berdasarkan hasil evaluasi operasi SAR pada hari ketujuh dan rapat Tim SAR Gabungan.

"Hasil evaluasi operasi SAR yang hari ketujuh yang kita laksanakan masih nihil, dan hasil rapat Tim SAR Gabungan kita akan lanjutkan pencarian selama tiga hari ke depan," kata dia sebagaimana dilansir Antara.

Dengan perpanjangan tersebut, kata dia, Tim SAR Gabungan akan kembali melakukan pencarian terhadap delapan warga yang berada di dalam kapal cepat Arupadhatu 1 dan hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau.

Dalam kesempatan sama, Gubernur Banten Andra Soni mengatakan perpanjangan operasi SAR dimungkinkan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ia menyampaikan waktu pencarian pada dasarnya dilakukan selama tujuh hari, tetapi dapat diperpanjang berdasarkan sejumlah pertimbangan.

"Waktu pencarian tertera tujuh hari, namun dapat diperpanjang atas beberapa sebab, salah satunya atas permintaan keluarga dan juga permintaan dari pemerintah daerah setempat," ujar dia.

Atas dasar tersebut, Pemerintah Provinsi Banten meminta Basarnas melanjutkan operasi pencarian dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan terkait.

Ia juga meminta dukungan Polda Banten, Lanal Banten, serta seluruh pemangku kepentingan di Provinsi Banten untuk bersama-sama mengoptimalkan pencarian selama masa perpanjangan.

"Kita maksimalkan dan kemudian kita berupaya untuk bisa menemukan saudara-saudara kita," ujar Andra Soni.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com