Suara.com - Arema Cronus Indonesia dipastikan batal meladeni Sriwijaya FC dalam uji coba yang sebelumnya dijadwalkan pada hari Selasa (10/3/2015). Laga yang sedianya digelar di Stadion Kanjuruhan Kepanjen tersebut batal terlaksana lantaran mepetnya waktu yang dimiliki Arema yang akan mengikuti kompetisi Bali Island Cup.
General Manajer Arema, Ruddy Widodo, Jumat (6/3/2015) mengakui jadwal antara uji coba dengan Sriwijaya FC dan keberangkatan tim ke Bali sangat mepet. Pasalnya jadwal pelaksanaan kompetisi Bali Island Cup dimajukan. Dari 13-17 Maret 2015 dimajukan menjadi 12-16 Maret 2015.
"Selain Arema yang terbentur jadwal kompetisi pramusim Bali Island Cup, Sriwijaya FC juga dijadwalkan mengikuti turnamen yang diselenggarakan Pemda Sumsel, sehingga kedua tim sama-sama terbentur jadwal turnamen pramusim," ujar Ruddy.
"Kami akan berangkat ke Bali, Selasa (10/3) dengan kekuatan penuh dan mungkin seluruh pamain bakal diboyong ke Pulau Dewata," tambahnya.
Alasan lain dibatalkannya laga uji coba tersebut karena pelatih maupun manajemen Arema mengkhawatirkan para pemain akan mengalami kelelahan.
Bali Island Cup itu sendiri diikuti empat tim, yakni Bali United Pusam, Persija Jakarta, Pelita Bandung Raya (PBR), dan Arema. Jika Arema mampu memboyong gelar juara turnamen tersebut, pada 21 Maret sudah ditunggu dengan uji coba melawan tim pemenang turnamen Pemda Sumsel.
Pada laga pramusim 2015, Arema telah mengoleksi tiga gelar juara, yakni juara Inter Island Cup (IIC), Surya Citra Media (SCM) dan juara bersama Trofeo Persija Jakarta bersama Sriwijaya FC dan tuan rumah Persija. (Antara)
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan