Suara.com - Striker Real Madrid Karim Benzema merasa diperlakukan tidak adil oleh fans dan Media. Menurutnya, kritik selalu menghujaninya setiap kali Madrid gagal meraih kemenangan.
Menanggapi hal tersebut, Benzema mencoba untuk memaklumi. Karena menurutnya bermain untuk klub besar seperti Real Madrid, dirinya tidak akan pernah terlepas dari kritik.
Menurut pemain asal Prancis, satu-satunya jalan untuk menghindari reaksi negatif dari fans adalah dengan tidak membuat kesalahan dalam sebuah pertandingan.
"Saya tidak butuh penilaian media soal permainan saya. Banyak orang yang tidak mengerti sepak bola tapi diberi ruang untuk berkomentar. Tapi itu adalah bagian dari hidup seorang pesepak bola," tukas Benzema.
"Bermain untuk Real Madrid, saya tidak boleh membuat kesalahan dalam pertandingan," sambungnya.
"Pertama kali (mendapat kritik) mungkin sulit, tapi saat anda kerap mengalami hal itu anda akan terbiasa," sambungnya lagi.
Pekan ini Real Madrid gagal meraih kemenangan. Menghadapi Athletic Bilbao, Madrid harus menerima kenyataan pahit dengan dipaksa pulang tanpa poin dari San Mames. Akibat kekalahan itu, Madrid pun tergeser dari puncak klasemen sementara La Liga menyusul kemenangan yang diraih Barcelona atas Rayo Vallecano. (Football Espana)
Berita Terkait
-
Real Madrid Foundation Bagi Ilmu, Pelatih Indonesia Belajar Pembinaan Usia Muda
-
Skenario Real Madrid di Liga Champions 2026/2027: Arsenal dan Inter Milan Ujian Berat
-
Hasil Undian Liga Champions 2026-2027: PSG vs Barcelona dan Man City, Real Madrid Ditantang Arsenal
-
Carlos Espi Jadi Pahlawan Kemenangan Real Madrid, Jose Mourinho: Kami Beruntung
-
Jose Mourinho Sewot Rodri Tolak Real Madrid Pilih Gabung ke Barcelona
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan