Suara.com - Karma, tampaknya menjadi kata yang paling tepat untuk menggambarkan kegagalan yang dialami manajer Chelsea, Jose Mourinho, di Liga Champions musim ini. Menghadapi PSG di babak 16 besar, Chelsea tersingkir cuma gara-gara agresivitas gol tandang.
Laga antara Chelsea vs PSG itu sendiri merupakan laga ulangan Liga Champions musim lalu. Di musim 2013/14, Chelsea berhadapan dengan raksasa Ligue-1 di babak perempat final.
Saat itu, Chelsea menyingkirkan PSG juga lewat agresivitas gol tandang. Kalah di leg pertama di Parc des Princes dengan skor 3-1, The Blues mengubur mimpi PSG untuk tampil di babak semifinal setelah memetik kemenangan 2-0 di Stamford Bridge.
Menorehkan agregat 3-3, Chelsea yang mampu menjaga gawangnya dari kebobolan di laga kandang, saat itu berhak mendapat tiket ke semifinal.
Namun apa yang dirasakan pelatih PSG, Laurent Blanc, musim lalu, musim ini justru dirasakan Mourinho. Kenyataan ini mungkin lebih pahit ketimbang kegagalan PSG musim lalu. Karena musim ini, Chelsea tersingkir di babak 16 besar.
Menjadi salah satu kandidat juara di Liga Champions musim ini, kiprah Chelsea berakhir tragis. Menghadapi PSG, The Blues harus menerima kenyataan pahit setelah bermain imbang 2-2 di Stamford Bridge. Hasil yang membuat pemuncak Liga Premier Inggris tersebut angkat kaki lebih dulu karena kalah agresivitas gol tandang setelah sebelumnya bermain imbang 1-1 di Parc des Princes.
Berita Terkait
-
Respons Pep Guardiola Soal 4 Pemain Man City Puasa Ramadan Lawan Real Madrid di Liga Champions
-
3 Wakil Inggris vs 3 Klub Laliga, Siapa Lolos ke Perempatfinal Liga Champions?
-
Prediksi Superkomputer Hasil Drawing 16 Besar: Arsenal Favorit Juara, Real Madrid Tersingkir
-
Lawan Bayern Munich di 16 Besar, Atalanta Ogah Gemetar Hadapi Harry Kane Cs
-
Hasil Drawing 16 Besar Liga Champions: Man City vs Real Madrid, Chelsea Tantang PSG
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Kata-kata Berkelas Justin Hubner Usai Cetak Gol ke Gawang Nijmegen
-
Masih Ingat Djibril Cisse? Anaknya Kini Jadi Kapten Liverpool U-18 dan Beda Kewarganegaraan
-
Tanpa Klub, Eks Manchester United Jesse Lingard akan Hijrah ke Brasil
-
Legenda Liverpool Terjebak di Abu Dhabi, Penerbangan Dibatalkan saat Ledakan Terdengar
-
Selamat Tinggal, Sriwijaya FC Degradasi ke Liga 3
-
RESMI! Liga Champions Asia Ditunda Buntut Perang AS-Iran
-
Evaluasi Van Gastel usai PSIM Yogyakarta Kembali ke Jalur Kemenangan
-
Usia 32 Tahun, Michael Carrick 'Spill' Nasib Harry Maguire
-
Klub Milik Orang Indonesia Gacor, Salip Juventus di Klasemen Liga Italia
-
Justin Hubner Cetak Gol Lagi, Bantu Fortuna Sittard Hajar NEC Nijmegen