Bola / Bola Indonesia
Minggu, 31 Mei 2026 | 11:27 WIB
Timnas Indonesia saat menjalani uji coba internal di Stadion Madya Senayan, Jakarta, Sabtu (30/5/2026). [PSSI]
Baca 10 detik
  • Pelatih John Herdman memutuskan Timnas Indonesia hanya akan menggunakan pemain domestik pada turnamen Piala AFF 2026 mendatang.
  • Strategi ini bertujuan untuk mengembangkan talenta lokal sekaligus menghindari gangguan karier pemain diaspora di klub Eropa.
  • Fokus pada pemain lokal diharapkan mampu membangun fondasi taktis yang konsisten serta meningkatkan motivasi pemain domestik.

Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman mengungkapkan alasan mengapa Piala AFF 2026 akan menjadi ajang yang menarik.

Menurutnya, Timnas Indonesia akan menampilkan skuad yang sepenuhnya terdiri dari pemain domestik.

Keputusan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk mengembangkan talenta lokal sekaligus menghindari gangguan terhadap karier pemain-pemain diaspora yang sedang menjalani musim kompetisi baru di klub-klub Eropa pada periode Juli-Agustus.

"Ya, itu akan menjadi pemain lokal kita, pemain domestik kita," ujar Herdman saat ditanya mengenai komposisi skuad yang akan dibawa ke turnamen regional tersebut di Stadion Madya, Jakarta, Sabtu (30/5/2026).

Pilihan ini mencerminkan komitmen Herdman terhadap pengembangan sepak bola domestik Indonesia secara berkelanjutan.

Timnas Indonesia saat menjalani uji coba internal di Stadion Madya Senayan, Jakarta, Sabtu (30/5/2026). [PSSI]

Dengan fokus pada pemain lokal, Herdman dapat mengalokasikan waktu dan sumber daya untuk membangun fondasi taktis yang kuat dalam jangka panjang.

Sekaligus memberikan kesempatan kepada para pemain berbasis di klub-klub Indonesia untuk menunjukkan kemampuan mereka di panggung internasional

Keputusan Herdman untuk mengandalkan sepenuhnya pemain domestik di Piala AFF memiliki implikasi strategis yang lebih luas bagi pengembangan Timnas Indonesia.

Pertama, hal ini memungkinkan Herdman untuk membangun identitas taktis yang konsisten dan kohesif tanpa harus menyesuaikan dengan pemain-pemain diaspora yang mungkin memiliki gaya bermain berbeda.

Baca Juga: Jadwal Bentrok dengan Pramusim Monchengladbach, Kevin Diks Bakal Absen di Piala AFF 2026

Kedua, dengan memberikan kesempatan bermain di level internasional kepada pemain domestik, Herdman menciptakan lingkungan kompetitif di mana pemain lokal merasa dihargai dan memiliki peluang karier yang jelas.

Hal ini dapat meningkatkan motivasi dan dedikasi pemain-pemain tersebut dalam mengikuti program latihan yang sangat intensif.

Ketiga, strategi ini sejalan dengan filosofi pembinaan jangka panjang yang telah Herdman terapkan sejak awal periode kepemimpinannya.

Dengan fokus pada pemain lokal, Herdman dapat membangun generasi pemain yang solid dan stabil, yang akan menjadi tulang punggung Timnas Indonesia untuk beberapa tahun ke depan.

Load More