Suara.com - Manchester United akan tandang ke markas Liverpool, Minggu (22/3/2015). Laga musuh bebuyutan ini dipastikan panas karena memperbutkan tangga kempat klasemen.
Bagi striker MU, Wayne Rooney, Stadion Anfield, kandang Liverpool, bisa jadi tempat yang paling tidak menyenangkan. Rooney memang pernah memperkuat Everton, yang merupakan rival sekota Liverpool. Tapi, bukan itu yang membuat kapten Inggris itu mendadak jadi "pemalu".
Rooney boleh saja garang saat melawan Manchester City dalam derbi Manchester, di mana dia sudah mengleksi 11 gol. Rooney juga boleh saja galak saat menghadapi Arsenal, yang gawangnya sudah dia bobol 14 kali.
Tapi, aliran gol Rooney seketika mampet jika menghadapi Liverpool, khususnya di Anfield. Ya, sejak 2005, Rooney belum pernah membuat gol saat tampil di Anfield. Parahnya, dalam periode itu, Rooney tercatat hanya melepaskan dua kali tembakan yang menemui sasaran.
Rooney yang sudah mengoleksi 229 gol selama lebih dari satu dekade bersama MU, tapi baru membuat satu gol dari 10 kali tampil di markas Liverpool. Gol dibuatnya pada Januari 2005 lalu.
Lalu bagaimana dengan catatan MU di Anfield? Tidak lebih baik. MU baru sekali menang dalam tujuh kunjungan di semua kompetisi. Dan, saat MU memetik kemenangan itu pada 2012, Rooney tak bermain karena cedera.
Dengan torehan lima gol dari enam penampilan terakhir bersama MU, penyerang 29 tahun itu tentu berharap bisa meneruskan tren bagus ini di Anfield. (mirror)
Berita Terkait
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Jude Bellingham Lampaui Rekor Wayne Rooney, Jadi Pemain Inggris Termuda Capai 50 Caps
-
Pemain Liverpool: Apa yang Dilakukan Lionel Messi Tak Masuk Akal!
-
Latihan Timnas Belanda Memanas, Eks Striker Manchester United Hajar Rekan Sampai Cedera
-
Victor Munoz, Rekrutan Baru Liverpool Jebolan Akademi Barcelona dan Real Madrid
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey