Suara.com - Manajemen klub Semen Padang tetap memberangkatkan timnya ke Bandung. Semen Padang tetap pada komitmen awal dan jadwal yang sudah ditetapkan PT Liga Indonesia yaitu menghadapi tuan rumah Persib Bandung,
Manajer Tim Semen Padang, Suranto mengatakan, dari jadwal pertama yang dikeluarkan PT Liga, Persib akan menjadi lawan pertama bagi tim Semen Padang. "Kita sudah berangkatkan tim ke Bandung, dan semuanya saat ini tergantung dari pihak penyelenggara kompetisi," katanya di Padang.
Dari jadwal pertama tersebut, pertandingan kedua tim akan dilaksanakan pada Sabtu(4/4) di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat. Sebelumnya juga pihaknya sudah menghubungi PSSI dan PT Liga Indonesia terkait keberangkatan tim dan kepastian laga perdana menghadapi Persib Bandung.
"Pada prinsipnya pertandingan pertama akan tetap dilaksanakan, terlepas apapun permasalahan yang dihadapi saat ini," lanjut Suranto.
Sementara itu, Direktur Teknik PT Kabau Sirah Semen Padang, Asdian mengatakan, menyangkut pertandingan pertama manajemen tetap berpegang pada jadwal yang dikeluarkan PT Liga Indonesia sebagai pihak penyelenggara pertandingan.
"Kita yakin, kompetisi ISL akan tetap dimulai, dan Semen Padang akan berhadapan dengan Persib Bandung di pertandingan pertama," katanya.
Menyinggung tentang dua tim unggulan Arema Cronus dan Persebaya Surabaya yang gagal lolos verifikasi oleh Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), Asdian mengatakan hal itu tidak akan mempengaruhi jalannya kompetisi.
Ia menyarankan, semua pihak yang terlibat dalam menjalankan kompetisi bermusyawarah dan mencari solusi terbaik agar liga Indonesia berjalan mulus dan tidak ada persoalan lagi. (Antara)
Berita Terkait
-
Cara Semen Padang Rekrut Stefano Lilipaly: Dari Video Call hingga Bujuk dengan Ini
-
Andre Rosiade Curiga Promosi ke Super League Sudah Diatur, Minta Championship Berjalan Adil
-
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Rela Turun Kasta demi Gabung Semen Padang
-
Imran Nahumarury Bertekad Bawa Semen Padang Kembali ke Super League
-
Rizky Ridho Kecewa Persija Kalah, Tragedi Kartu Merah Gagal Beri Kado untuk Jakmania
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang
-
Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus
-
Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten
-
Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron
-
Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR
-
Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten