Bola / Bola Indonesia
Kamis, 16 Juli 2026 | 14:43 WIB
Andre Rosiade mengaku mendengar isu dua klub sudah membooking tiket promosi ke Super League. Presiden Semen Padang meminta Championship 2026/2027 berjalan fair. [Suara.com]
Baca 10 detik
  • Presiden Semen Padang, Andre Rosiade, menyoroti isu adanya dua klub yang telah mengamankan tiket promosi Super League 2026/2027.
  • Semen Padang menuntut PSSI dan pihak terkait menjamin keadilan serta profesionalisme selama berlangsungnya kompetisi Championship musim mendatang.
  • Andre Rosiade mengancam akan menempuh jalur hukum jika ditemukan praktik kecurangan yang mencederai integritas kompetisi sepak bola Indonesia.

Suara.com - Presiden Semen Padang, Andre Rosiade, melontarkan peringatan keras menjelang bergulirnya Championship 2026/2027. Ia mengaku mendengar isu adanya dua klub yang disebut-sebut telah "membooking" tiket promosi ke Super League musim depan.

Andre meminta seluruh pihak terkait memastikan kompetisi berjalan secara adil, profesional, dan bebas dari praktik yang dapat mencederai integritas pertandingan.

Semen Padang sendiri menjadi salah satu klub yang serius memburu tiket promosi ke kasta tertinggi musim depan.

Demi mewujudkan ambisi tersebut, Kabau Sirah mendatangkan sejumlah pemain berpengalaman, seperti Ilija Spasojevic, Rezaldi Hehanusa, Alwi Slamat, Novri Setiawan, Esteban Vizcarra, dan Stefano Lilipaly.

Andre Rosiade Singgung Isu Booking Tiket Promosi

Skuad Semen Padang FC. [Dok. Antara]

Andre menegaskan investasi besar yang dilakukan Semen Padang memiliki target yang jelas, yakni menjuarai Championship dan promosi ke Super League. Namun, ia ingin perjuangan klubnya berlangsung dalam kompetisi yang sehat dan sesuai aturan.

"Semen Padang itu sangat serius untuk menjadi juara Championship. Kami berinvestasi besar mendatangkan pemain-pemain terbaik, berlevel timnas, baik senior maupun kelompok umur, termasuk pemain naturalisasi dan pemain asing yang bagus," ujar Andre Rosiade.

Di tengah persiapan menghadapi kompetisi, Andre mengungkapkan adanya isu mengenai dua klub yang disebut telah mengamankan slot promosi ke Super League.

Meski tidak menyebut nama klub yang dimaksud, Andre meminta PSSI, ILeague, dan Komite Wasit mengawal kompetisi secara ketat agar seluruh pertandingan berlangsung profesional.

Baca Juga: Perkuat Lini Depan, Kendal Tornado FC Datangkan Striker Rizky Dwi Pangestu

"Kami dengar ada isu dua tim yang booking slot Super League. Kami sampaikan kepada PSSI, ILeague, dan Komite Wasit, kami serius meraih gelar Championship dengan cara fair play, jujur, dan bersih. Saya harap ini dikawal semuanya. Kawallah kompetisi ini agar profesional dan sehat," katanya kepada awak media.

Ancam Tempuh Jalur Hukum

Andre menegaskan Semen Padang tidak akan tinggal diam apabila menemukan praktik yang dinilai merugikan klubnya.

Ia bahkan menyatakan siap membawa persoalan tersebut ke ranah hukum jika terdapat indikasi pelanggaran dalam penyelenggaraan kompetisi.

"Kalau ada cara-cara yang tidak benar, ada yang booking, satu hal saya ingatkan, ini era Presiden Prabowo, era penegakan hukum terbuka. Kami tidak ragu membawa permasalahan ini ke ranah hukum. Tidak ada orang kuat di NKRI ini, jangan coba-coba," tegas Andre.

Menurutnya, Semen Padang tidak meminta perlakuan khusus. Klub asal Sumatra Barat itu hanya menginginkan seluruh peserta Championship 2026/2027 memperoleh kesempatan yang sama untuk bersaing memperebutkan tiket promosi.

"Kami mengikuti prosedur dan ingin kompetisi yang sehat. Kalau kami dicurangi, akan kami bawa ke ranah hukum. Mari berkompetisi dengan sehat dan bertempur secara fair. Ini bukan berisik atau nyinyir, tetapi meminta seluruh tim berkompetisi secara sehat," pungkasnya.

Load More