- Semen Padang resmi terdegradasi ke Championship setelah kalah 0-3 dari Persija di Jakarta pada Sabtu, 23 Mei 2026.
- Tim menempati posisi ke-17 klasemen akhir Super League 2025/2026 akibat performa tidak stabil dan masalah finansial internal.
- Pelatih Imran Nahumarury bertekad membawa Semen Padang kembali promosi ke Super League setelah mengamati perkembangan positif para pemain.
Suara.com - Pelatih Semen Padang Imran Nahumarury menegaskan tekadnya untuk membawa Kabau Sirah kembali promosi ke Super League setelah dipastikan terdegradasi ke Championship 2026/2027.
“Saya masih mempunyai keinginan untuk bisa mengembalikan tim ini ke Liga 1 (Super Liga),” kata Imran Nahumarury dalam konferensi pers seusai laga melawan Persija Jakarta di Stadion JIS, Jakarta, Sabtu (23/5/2026).
Semen Padang menutup musim Super League 2025/2026 dengan kekalahan 0-3 dari Persija Jakarta. Hasil tersebut memastikan tim asal Sumatera Barat itu gagal bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Kabau Sirah mengakhiri musim di posisi ke-17 klasemen akhir dengan koleksi 20 poin. Posisi tersebut membuat Semen Padang harus turun kasta ke Championship musim depan.
Sepanjang musim, Semen Padang memang menghadapi berbagai persoalan yang membuat performa tim sulit stabil. Sejumlah hasil negatif membuat mereka terus berkutat di papan bawah hingga akhirnya tidak mampu keluar dari zona degradasi.
Imran mengakui banyak tantangan yang dihadapinya selama menjalani kompetisi musim ini, termasuk persoalan di luar lapangan yang berkaitan dengan manajemen dan kondisi pemain.
Semen Padang juga sempat diterpa masalah finansial yang berdampak terhadap pembayaran gaji pemain menjelang akhir musim.
“Saya coba membangun sesuai dengan yang ada, tapi ya, saya hanya bisa mengontrol pemain di lapangan, tapi di luar itu saya tidak bisa kontrol,” ujar Imran.
Meski berada dalam situasi sulit, Imran menilai para pemain tetap menunjukkan perkembangan positif sepanjang musim.
Baca Juga: Persib Bandung Raih Bonus Rp1 Miliar Usai Cetak Hattrick Juara Super League
Menurut dia, peningkatan permainan mulai terlihat terutama pada fase akhir kompetisi ketika tim mampu bermain lebih tenang dan memiliki penguasaan bola yang lebih baik dibanding sebelumnya.
Imran menyebut kemampuan menguasai permainan menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun identitas sebuah tim.
Ia juga menegaskan bahwa membangun tim hingga menjadi kompetitif membutuhkan proses dan waktu yang tidak singkat.
Walaupun gagal bertahan di Super League, Imran tetap bersyukur karena para pemain masih menunjukkan semangat berkembang di tengah berbagai tantangan yang dihadapi sepanjang musim.
(Antara)
Berita Terkait
-
Persib Bandung Raih Bonus Rp1 Miliar Usai Cetak Hattrick Juara Super League
-
Persib Bandung Kampium, Konvoi Kemenangan Mengular Bandung Membiru Rayakan Sejarah
-
Super League 2025/2026: David da Silva Rajai Top Skor dan Masuk Best XI Super League
-
Persija Jakarta Pecah Rekor Poin Tertinggi, Mauricio Souza Tetap Sesali Inkonsistensi JIS
-
Dari Kejurnas ke Super League, Mengintip 10 Gelar Juara Persib Sepanjang Sejarah!
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Daftar Promo Lengkap BRI Agustus-Desember 2026, Diskon Hingga Cashback Jutaan!
-
Huawei MatePad Mini Resmi di Indonesia,Tablet 8,8 Inci yang Nyaman Digenggam dan Memanjakan Mata
-
5 Penyebab Sunscreen Menggumpal seperti Daki saat Ditimpa Makeup
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp70.450, Naik 12,45 Persen
-
Luntang-Lantung Si Gadis Taat: Saat Iman Diuji Realitas Sosial
-
Saldo Simpeda Tembus Rp75 Triliun, BPD Siap Genjot Ekonomi Daerah Demi Target 6 Persen
-
Saat Stroke Menyerang, Kecepatan Diagnosis Jadi Kunci: MRI 3 Tesla Bantu Ungkap Kondisi Otak
-
Bibir Kering Cocoknya Pakai Lipstik Apa? Ini 3 Pilihan Murah Favorit Pengguna
-
Hanura Incar Suara Gen Z, Janjikan Solusi Pendidikan yang Nyambung ke Dunia Kerja
-
Pekanbaru Masih Dikepung Kabut Asap Kiriman Pelalawan