Suara.com - Menjelang satu hari digelar kompetisi Indonesia Super League, PT Liga Indonesia memperkenalkan sponsor baru yaitu QNB (Qatar National Bank). Dengan kerjasama baru tersebut melahirkan tittle baru Indonesia Super League menjadi “QNB League”.
Group, “Salah Satu Bank Terkuat Dunia” dan bank terdepan di Timur Tengah dan Afrika, telah mendapatkan hak sponsor eksklusif “Title Partner” atas Indonesia Super League (ISL) sampai
akhir musim 2017.
Presiden Direktur BVSports, Hari Widodo mengatakan ini adalah langkah bersejarah bagi masa depan sepakbola Indonesia. “Dukungan dari QNB Group selama 3 musim ke depan akan membantu liga untuk berkembang dan tumbuh dengan pesat," ungkapnya seperti dilansir LIga Indonesia.
"QNB adalah Banking Brand kelas internasional dengan track record yang sudah terbukti dalam menunjukkan kepedulian mereka yang tinggi terhadap sepakbola dan bagi ISL untuk memiliki mereka sebagai sponsor “Title Partner” merupakan sebuah kehormatan,” ungkap Hari Widodo.
Lebih lanjut, Hari Widodo berharap melalui kemitraan ini, baik QNB Group maupun “QNB League” akan menghasilkan keberadaan yang semakin kuat dan tahan lama di hati para fans sepakbola Indonesia.
“Kami tidak sabar untuk memulai musim ini dengan harapan yang sangat besar dan bersama dengan QNB Group kami akan mengangkat liga ke tingkat yang lebih tinggi.” Imbuhnya.
Menandai pentingnya sponsorship di Indonesia bagi QNB Group, General Manager, Group Communication, Yousef Darwish mengaku punya misi yang sejalan dengan perkembangan sepakbola Indonesia.
“Sebagai bagian dari harapan dan rencana perluasan pertumbuhan kami di Asia, kesempatansponsorship yang penuh gengsi ini akan meningkatkan visibilitas dan profil dari merek QNB di pasar kunci internasional,” kata Yousef.
QNB sebelumnya telah memiliki track record yang sukses dalam mendukung sepakbola, seperti menjalin sponsorship dengan klub papan atas Perancis, Paris S t. Germain dan Asian Football Championship (AFC).
Sementara menyambut kerjasama dengan QNB Group, CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono menyatakan bahwa ini adalah hasil nyata bahwa kita tengah berada di dalam tren industri sepakbola dengan pasar global.
"Kompetisi Indonesia Super League terus bertransformasi menja di lebih baik, mulai dari sisi teknis permainan, profesionalisme para klub dan pemain, yang menjadikan liga ini menjadi sebuah tontonan yang menghibur," tukasnya
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jurgen Klopp Kecam Water Break di Piala Dunia 2026: Sepak Bola Disandera Iklan!
-
Dari Bangku Cadangan, Neymar Jadi Otak Gol Vinicius Jr di Piala Dunia 2026
-
Ditahan Imbang Maroko, Ancelotti Bongkar Kelemahan Brasil di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Belanda vs Jepang: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Brasil Tampil Buruk, Ditahan Maroko 1-1
-
Gantikan Marco Silva, Fulham Dikabarkan Boyong Alvaro Arbeloa Sebagai Pelatih Baru
-
Hasil Piala Dunia 2026: Timnas Qatar Cetak Sejarah Usai Imbangi Swiss
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?