Suara.com - Stadion Santiago Bernebeu menjadi panggung buat Cristiano Ronaldo. Pemain Portugal itu mencetak tiga gol saat Madrid membantai Granada 9-1, Minggu (5/4).
Bermain di depan publik sendiri, Madrid langsung menerjang pertahanan Granada sejak awal pertandingan.
Peluang pertama didapat Madrid pada menit ketujuh. Namun, tendangan Karim Benzema masih tepat mengarah ke kiper Granada Oier Olazabal.
Granada tampak nyaman dan berhasil menahan laju pemain-pemain tuan rumah. Tapi hal itu hanya bertahan 20 menit.
Pada menit ke-24, Gareth Bale melewati dua bek Granada sebelum mengelabui kiper Granada untuk membuka keunggulan.
Selang enam menit kemudian, Ronaldo menggandakan keunggulan Madrid. CR7 meneruskan umpan terobosan James Rodriguez.
Pada menit ke-36, Ronaldo lagi-lagi menjebol gawang Granada setelah meneruskan bola muntah hasil umpan silang Marcelo.
Hanya berselang dua menit, Ronaldo kembali membuat gol. Hat-trick lahir lewat tendangan kerasnya dari luar kotak penalti. Ronaldo pun mencetak hat-trick hanya dalam rentang delapan menit.
Madrid unggul 4-0 hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, Granada mencoba bangkit. Tapi justru mendapat gawang mereka kembali jebol pada menit ke-51. Kali ini giliran Benzema yang membuat gol.
Belum pulih dari gol kelima, Granada kembali kebobolan tiga menit kemudian. Ronaldo yang menerima umpan silang Bale mencetak gol keempatnya pada laga ini.
Aliran gol Madrid belum berhenti. Pada menit ke-56, Benzema menbuat gol keduanya pada pertandingan lewat sepakannya di dalam kotak penalti. Madrid unggul 7-0 saat laga masih tersisa 30 menit.
Granada mendapatkan gol hiburan pada menit ke-73. Robert Ibanez menusuk pertahanan Madrid dan mengalirkan bola ke dalam gawang Madrid.
Kesialan bagi Granada belum berhenti. Pada menit ke-82, pemain mereka Diego Mainz justru membuat gol bunuh diri. Madrid pun unggul 8-1.
Di menit ke-89, Ronaldo mencetak gol kelimanya lewat sundulan dalam skema tendangan bebas. Madrid menutup laga dengan kemenangan besar 9-1.
Bagi Ronaldo, ini merupakan hat-trick ke-28 bersama Madrid, menyamai catatan milik legenda Madrid, Alfredo Di Stefano.
Berita Terkait
-
Ronaldo Tak Lagi Jadi Tumpuan? 3 Masalah Utama Portugal yang Wajib Diperbaiki
-
Ronaldo Mandul, Roberto Martinez: Gak Masuk Akal Keluarkan Pencetak Gol Terbaik di Dunia
-
Legenda Real Madrid Raul Gonzales Buka Peluang Latih Timnas Indonesia: Kenapa Tidak?
-
25 Sentuhan Tanpa Tembakan, Cristiano Ronaldo Jadi Beban Alih-alih Andalan Portugal?
-
Cristiano Ronaldo di Portugal: Dari Superstar, Kini Masalah Besar?
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
Terkini
-
Shin Tae-yong Kasih Kode Tipe Pemain-pemain yang Bakal Dicoret dari Persija
-
Bernardo Tavares Yakin Ramadhan Sananta Meledak Lagi Bersama Persebaya
-
Bintang Timnas Futsal Indonesia Israr Megantara Direkrut Klub Liga Polandia
-
Sisi Gelap Piala Dunia 2026, NYPD Siaga Hadapi Lonjakan Perdagangan Seks
-
Link Live Streaming Republik Ceko vs Afrika Selatan: Laga Panas Buru Kemenangan Perdana!
-
Update Top Skor Piala Dunia 2026: Erling Haaland Hampir Susul Lionel Messi
-
Cristiano Ronaldo di Portugal: Dari Superstar, Kini Masalah Besar?
-
Harry Kane Bongkar Kalimat Sakral Thomas Tuchel Kalahkan Kroasia
-
3 Fakta Menarik Jelang Swiss vs Bosnia di Piala Dunia 2026
-
Roberto Martinez Soroti Serangan Portugal, Mulai Frustasi dengan Ronaldo Sentris?