Olympique Lyon's Lacazette challenges Pirlo of Juventus during the first leg of their Europa League quarter-final soccer match at the Gerland stadium in Lyon
Dengan raksasa-raksasa Liga Utama Inggris seperti Arsenal, Manchester City, dan Liverpool yang tengah mengincar, penyerang tajam Lyon Alexandre Lacazette mengatakan pada bahwa kepindahannya ke luar negeri akan didasari alasan olahraga dan bukan pilihan keuangan.
Pemain berusia 23 tahun itu sejauh ini memuncaki daftar pencetak gol terbanyak Liga Prancis dengan koleksi 25 golnya.
Gol terakhirnya pada Rabu ke gawang Bastia membuat mantan juara sebanyak tujuh kali Lyon ke puncak klasemen, menjelang pertemuan melawan Paris Saint Germain.
Mendiskusikan masa depannya pada wawancara dengan surat kabar Le Progres, ia berkata, "Terlalu dini untuk berkata apakah saya akan memiliki kesempatan-kesempatan di luar negeri. Itu selalu akan menjadi pertanyaan pilihan olahraga karena secara keuangan saya telah mendapatkan cukup dalam hidup saya."
"Dan bagi saya untuk pergi ke Qatar pada tahun depan untuk mendapatkan banyak uang, itu tidak menarik bagi saya."
Lahir dan tumbuh di Lyon, di mana ia dididik dari akademi pemuda klub untuk kemudian menembus tim inti pada 2010, Lacazette berkata ia akan gembira untuk hanya menjadi pemain yang membela satu klub sampai akhir karirnya. Ia telah menandatangani perpanjangan dua tahun pada kontraknya di 2014, yang mengikatnya di tim itu sampai 2018.
"Untuk menghabiskan seluruh karir saya di Lyon tidak mengusik saya selama mereka terus memiliki pengembangan dan ambisi untuk memiliki tim yang kompetitif, bahkan jika mereka tidak menjuarai Liga Champions. Itu bukan masalah."
Lacazette membuka rekening gol internasionalnya ketika tuan rumah Piala Eropa 2016 Prancis menang 2-0 atas Denmark pada pertandingan persahabatan bulan lalu. Ia mencetak gol kemenangan pada final Piala Eropa U-19 saat Prancis melawan Spanyol.
Jika ia terus meningkatkan permainannya, ia berpeluang melampaui rekor 26 gol yang dibukukan penyerang PSG Zlatan Ibrahimovic musim lalu, dan 30 gol yang telah disarangkan pemain Swedia itu pada musim sebelumnya. (Antara)
Pemain berusia 23 tahun itu sejauh ini memuncaki daftar pencetak gol terbanyak Liga Prancis dengan koleksi 25 golnya.
Gol terakhirnya pada Rabu ke gawang Bastia membuat mantan juara sebanyak tujuh kali Lyon ke puncak klasemen, menjelang pertemuan melawan Paris Saint Germain.
Mendiskusikan masa depannya pada wawancara dengan surat kabar Le Progres, ia berkata, "Terlalu dini untuk berkata apakah saya akan memiliki kesempatan-kesempatan di luar negeri. Itu selalu akan menjadi pertanyaan pilihan olahraga karena secara keuangan saya telah mendapatkan cukup dalam hidup saya."
"Dan bagi saya untuk pergi ke Qatar pada tahun depan untuk mendapatkan banyak uang, itu tidak menarik bagi saya."
Lahir dan tumbuh di Lyon, di mana ia dididik dari akademi pemuda klub untuk kemudian menembus tim inti pada 2010, Lacazette berkata ia akan gembira untuk hanya menjadi pemain yang membela satu klub sampai akhir karirnya. Ia telah menandatangani perpanjangan dua tahun pada kontraknya di 2014, yang mengikatnya di tim itu sampai 2018.
"Untuk menghabiskan seluruh karir saya di Lyon tidak mengusik saya selama mereka terus memiliki pengembangan dan ambisi untuk memiliki tim yang kompetitif, bahkan jika mereka tidak menjuarai Liga Champions. Itu bukan masalah."
Lacazette membuka rekening gol internasionalnya ketika tuan rumah Piala Eropa 2016 Prancis menang 2-0 atas Denmark pada pertandingan persahabatan bulan lalu. Ia mencetak gol kemenangan pada final Piala Eropa U-19 saat Prancis melawan Spanyol.
Jika ia terus meningkatkan permainannya, ia berpeluang melampaui rekor 26 gol yang dibukukan penyerang PSG Zlatan Ibrahimovic musim lalu, dan 30 gol yang telah disarangkan pemain Swedia itu pada musim sebelumnya. (Antara)
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
6 Pemain Bintang yang Resmi Tinggalkan Liga Inggris Musim 2022-2023
-
Darurat Penyerang, Arsenal Disarankan Rekrut Striker Tajam Brentford
-
Tinggalkan Arsenal, Alexandre Lacazette Resmi Kembali ke Olympique Lyon
-
Tinggalkan Arsenal, Alexandre Lacazette Pulang ke Olympique Lyon
-
Arsenal Serius Datangkan Gabriel Jesus Usai Lepas Alexandre Lacazette
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan