Suara.com - Arsenal dikabarkan sangat tertarik dan sangat serius untuk mendatangkan striker Manchester City, Gabriel Jesus pada bursa transfer musim panas ini usai The Gunners resmi melepas Alexandre Lacazette dengan status free transfer lantaran kontraknya habis.
Arsenal telah secara resmi mengumumkan kepergian Lacazette pada akhir pekan kemarin. Striker berpaspor Prancis itu dikonfirmasi tidak akan memperpanjang kontrak dengan Arsenal, sekaligus mengakhiri masa bakti bersama The Gunners selama lima musim.
Kepergian Lacazette menjadi pukul keras bagi Arsenal karena sebelumnya sudah ditinggal Pierre-Emerick Aubameyang ke Barcelona.
Dengan kondisi tersebut. Arsenal tentu harus mencari striker anyar pada bursa transfer musim panas ini, dan target utama The Gunners diyakini adalah Jesus.
Seperti dilansir Tribal Football, Senin (6/6/2022), klub London Utara itu akan mengerahkan segala daya upaya mereka untuk bisa mendaratkan Jesus, karena dia memang merupakan target transfer utama The Gunners di jendela transfer kali ini.
Penyerang Brasil berusia 25 tahun itu santer dikabarkan akan meninggalkan Manchester City musim panas ini, usai pelatih Pep Guardiola telah mendatangkan Erling Haaland dan juga Julian Alvarez sebagai darah segar untuk sektor depan sang juara bertahan Liga Inggris.
Manajer Arsenal, Mikel Arteta merasa bias bekerja sama dengan baik bersama Gabriel Jesus untuk mempertajam lini depan The Gunners.
Sebab, Arteta telah mengenal Jesus karena pernah menjadi asisten Pep Guardiola di Manchester City.
Menurut Tribal Football, Arsenal telah telah menjalin komunikasi awal yang cukup intens dengan kubu Manchester City terkait transfer Jesus ini.
Baca Juga: Sadio Mane Klaim Masyarakat Senegal Ingin Dirinya Hengkang dari Liverpool
Disebutkan, The Gunners telah menawarkan paket gaji sebesar 190 ribu pounds per pekan kepada Jesus plus bonus. Sebelumnya, Jesus 'hanya' menerima 110 ribu pounds per pekannya di Manchester City.
Berita Terkait
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Seru! Fabrizio Romano vs Florian Plettenberg Saling Serang Gegara Yan Diomande
-
Vinicius Junior Prioritaskan Bertahan di Real Madrid, Arsenal Terancam Gagal?
-
Arsenal Gunakan Jalur Agen untuk Datangkan Bruno Guimaraes, Newcastle Mulai Gerah
-
Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan