Suara.com - Sejumlah pemain Sriwijaya FC memutuskan memilih pulang kampung untuk menyikapi libur yang diberikan manajemen klub, setelah terjadi penghentian sementara kompetisi QNB League 2015 oleh PT Liga Indonesia.
Gelandang Sriwijaya FC Asri Akbar mengatakan telah memutuskan pulang ke kampung halaman di Makassar.
"Liburnya tergolong panjang, karena tidak tahu kompetisi akan mulai kapan, jadi saya dan beberapa teman memutuskan pulang kampung," kata Asri.
Ia mengatakan, keputusan ini dinilai tepat karena hingga kini belum mendapatkan kepastian mengenai keberlangsungan kompetisi pascakisruh antara PSSI dan Kementerian Pemuda dan Olahraga.
"Daripada latihan-latihan tidak jelas kapan bertandingnya, lebih baik libur dulu. Saya secara pribadi ingin pulang kampung untuk penyegaran karena lumayan stres menghadapi ketidakpastian ini," kata dia.
Ia mengharapkan, berbagai pihak terkait segera menemukan solusi agar kompetisi profesional tetap berlanjut setelah terhenti pada 12 April lalu.
"Harapan saya, harapan semua pelaku sepak bola Tanah Air yakni berharap kompetisi tetap lanjut," kata Asri.
Sementara itu, pemain belakang Sriwijaya FC Fathul Rachman juga berencana pulang kampung mengikuti rekan satu daerahnya, Asri Akbar.
"Tidak mungkin kami tetap di Mess Pertiwi, sementara latihan sudah diliburkan, lebih baik pulang kampung saja," kata dia.
Tim Pelatih Sriwijaya FC memutuskan tim tidak berlatih sejak Rabu (29/4) sembari menunggu kepastian libur dari manajemen.
Kompetisi QNB League resmi dihentikan sementara oleh PT Liga Indonesia, Rabu (29/4) setelah Kemenpora membekukan PSSI yang berujung tidak dikeluarkannya izin keramaian untuk pertandingan sepak bola profesional oleh kepolisian. (Antara)
Berita Terkait
-
Cari Bibit Unggul, Ratu Tisha Puji Festival Sepak Bola Rakyat di 5 Kota
-
Netizen Vietnam Menyeramkan! PSSI Turun Tangan Lindungi Justin Hubner dan Keluarga
-
FIFA Ikut Bersuara, PSSI Minta Suporter Setop Serang Pemain dan Keluarga
-
Sempat Dikira Gabung Klub Spanyol, Ini Fakta Pahit Marselino Ferdinan di Sevilla
-
FIFA Restui Awaydays di Super League, tapi Persija-Persib dan Arema-Persebaya Tak Masuk Hitungan
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Tiket Solo Run Fest 2026 Diskon 20 Persen via BRImo, Cek Cara Klaimnya
-
Ongkos Sebuah Kegagalan: Mengapa Orang Dewasa Sulit Mencoba Hal Baru?
-
Lewat wondrX 2026, BNI Perkuat Kedekatan Penggemar dengan Para Bintang Bulu Tangkis
-
Apakah Tinted Sunscreen Wajib Diset Pakai Bedak Tabur? Pahami Dulu 5 Hal Ini
-
Pemadaman Karhutla di Pelalawan Terhambat Angin Kencang dan Asap Pekat
-
Pedro Acosta Tak Takut pada Marc Marquez, Persaingan di Ducati Bakal Panas?
-
Tekan Stunting di Maluku Utara, Edukasi Gizi Diperkuat hingga Tingkat Keluarga
-
Cara Merawat Kulit Terbakar Matahari Pakai Serum Centella Asiatica, Ikuti 10 Tipsnya
-
Review Film Mutiny: Sinema Aksi Cepat Tanpa Basa-Basi yang Penuh Adrenalin!
-
Pecah! Gelar Pertunjukan HIVI! Tutup MOKAKU UPI 2026 di Bumi Siliwangi