Suara.com - Mantan kapten Timnas PSSI Sea Games 1991 Ferril Raymond Hattu menilai tim transisi yang dibentuk oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bekerja maksimal dalam menyusun kepengurusan PSSI yang baru.
Saat dihubungi Suara.com, mantan pemain Persebaya Surabaya dan Petrokimia Putra Gresik ini mengatakan, 17 anggota tim transisi adalah mereka yang ahli di bidangnya. Dengan latar belakang yang ada, Ferril yakin tim ini paham tentang kriteria siapa saja yang pantas menjadi pengurus PSSI.
Terkait dengan adanya para politikus seperti Walikota Batu Edi Rumpoko, Walikota Bandung Ridwan Kamil dan Walikota Solo FX. Hadi Rudyatmo di tim transisi, Ferril mengatakan hal itu bukan suatu masalah. Meski belum memiliki pengalaman soal sepakbola, ketiganya telah memiliki pengalaman dalam memimpin dan mengelola masyarakat.
"Selama politik untuk networking tidak menjadi masalah. Tapi kalau cara politik dibawa ke sepakbola itu yang tidak boleh. Saya yakin mereka paham tentang kriteria yang pantas di PSSI," ujar Ferril, Sabtu (9/5/2015).
Sementara itu, soal batas waktu FIFA yang meminta penyelesaian PSSI pada 29 Mei mendatang, Ferril berkeyakinan Menpora akan memberikan laporan kepada FIFA tentang kondisi yang sebenarnya terjadi.
Ferril juga tidak mempermasalahkan jika PSSI mendapat sanksi dari FIFA. " Tidak masalah, timnas tidak ikut kalender FIFA, apalagi timnas bukan lagi kandidat juara di Sea Games atau Asian Games," cetusnya.
Menurut Ferril, saat ini yang terpenting, Menpora tidak "masuk angin" dalam memperbaiki PSSI agar sepakbola nasional memiliki prestasi yang lebih baik di tingkat internasional.
" Banyak masyarakat yang mendukung kebijakan Menpora. Mereka yang tidak mendukung hanya minoritas dan sebagian kecil saja. Yang terpenting Menpora tidak masuk angin lagi," pungkas pria kelahiran Surabaya, 9 Agustus 1962 ini. (Yovie Wicaksono)
Tag
Berita Terkait
-
John Herdman Putar Otak Bikin Timnas 'Selevel' Jepang, Exco PSSI: Santai Saja
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Masalah Tunggakan Gaji Tak Kunjung Usai, PSSI dan I.League Diminta Terapkan Audit Keuangan Ketat
-
PSSI Hubungi FIFA, Bahas Bidding Piala Dunia Futsal 2028
-
Erick Thohir Minta PSSI Tak Gengsi Belajar dari Federasi Futsal Indonesia
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Panas! Dituding Rampok 7 Gelar Real Madrid, Barcelona Siapkan Langkah Hukum
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair