Suara.com - Pelatih Barcelona Luis Enrique, bisa dikatakan sebagai pelatih tersukses di Eropa musim ini. Di musim pertamanya membesut Barcelona, Enrique sukses mempersembahkan treble.
Treble dipersembahkan Enrique usai timnya menundukkan Juventus di partai final Liga Champions, Minggu (7/6/2015) dini hari WIB. Dalam laga yang dihelat di Olympiastadion, Berlin, Barcelona menang telak dengan skor 3-1.
Nama Enrique, yang sebelumnya mengunci trofi La Liga dan Copa del Rey, kini sejajar dengan empat pelatih lainnya. Enrique menjadi pelatih kelima yang sukses merengkuh treble dalam dua dekade terakhir.
Sejak format Piala Champions berubah menjadi Liga Champions di musim 1992/93, sebelumnya adalah empat nama yang sukses mempersembahkan tiga trofi. Diawali prestasi Sir Alex Ferguson yang berhasil mempersembahkan trofi Liga Premier, Piala FA dan Liga Champions bagi Manchester United di musim 1998/99.
Satu dekade kemudian, tepatnya di musim 2008/09, pelatih Legendaris Barcelona Josep Guardiola sukses mempersembahkan trofi La Liga, Copa del Rey dan Liga Champions di musim pertamanya bersama Los Cules.
Jose Mourinho menyusul di musim 2009/10. Saat menukangi Inter Milan, Mourinho sukses mempersembahkan trofi Serie A, Coppa Italia dan Liga Champions.
Kemudian ada nama Jupp Heynckes di musim 2012/13. Di musim tersebut, Heynckes sukses mengantar Bayern Munich meraih treble.
Menjadi yang kelima, Enrique tampaknya tidak hanya mempersembahkan tiga trofi. Pasalnya, keberhasilan Enrique menyamai rekor Guardiola di musim pertamanya melatih Barcelona, juga menorehkan tinta emas dalam sejarah sepak bola Eropa.
Enrique sukses membawa Barcelona menjadi klub pertama di benua biru yang membukukan dua kali treble.
Berita Terkait
-
PSG Back to Back Juara, Luis Enrique: Lawan Arsenal Jauh Lebih Melelahkan!
-
Head to Head Luis Enrique vs Klub Inggris: Arsenal Jadi Korban Terbaru?
-
Geger Kabar Minati Julian Alvarez, Barcelona Malah 'Dibully' Atletico Madrid
-
Muak dengan Cara Kotor Barcelona, Atletico Madrid Tawar Lamine Yamal dengan Sebungkus Kuaci
-
Anthony Gordon Jadi Pemain Inggris ke-13 di Barcelona: Siapa yang Paling Sukses?
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Arsenal 1 Tendangan 24 Persen Penguasaan Bola, Sir Alex Ferguson: Tim yang Membosankan
-
Pengamanan Super Ketat Inggris di Piala Dunia 2026: Dari Sniper hingga Teknologi Anti Drone
-
Rodri Kejar Gelar yang Belum Dimiliki, Piala Dunia 2026 Bersama Timnas Spanyol
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Kalahkan Brasil, Timnas Indonesia Lolos Final Piala Dunia Mini Soccer 2026
-
Piala Dunia 2026 Makin Canggih! Drone Penyelamat Siaga di Setiap Stadion
-
Dia yang Minta! Mikel Arteta Beberkan Alasan Gabriel Jadi Eksekutor Terakhir Arsenal
-
Arsenal Kalah di Final UCL, Martin Keown Desak Arteta Belanja di Posisi Ini
-
Rayakan Juara, Suporter PSG Malah Bentrok dengan Polisi, 426 Orang Ditangkap
-
Arsenal Gagal Juara Liga Champions, Mikel Arteta Didesak Tendang Pemain Ini