Suara.com - Gara-gara memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi, manajer Chelsea Jose Mourinho harus berurusan dengan hukum.
Seperti dilansir Dailymail, Mourinho tertangkap memacu kendaraannya melebihi batas yang ditetapkan di wilayah Surrey. Di wilayah tersebut, kecepatan maksimal kendaraan yang diperbolehkan hanya berkisar di angka 80 km/jam. Sedangkan manajer The Blues, memacu tunggangannya hingga 97 km/jam.
Peristiwa tersebut terjadi pada September tahun 2014 lalu. Tapi sialnya, Mou melakukan pelanggaran saat dirinya tengah menjalani hukuman.
Mou memiliki sembilan poin pelanggaran maksimal pada Surat Izin Mengemudi (SIM) miliknya. Akibatnya, penyelesaian kasus tersebut menjadi berlarut-larut dan pengadilan baru ketuk palu pada pertengahan pekan ini.
Dinilai sering melanggar, manajer asal Portugal dijatuhi hukuman yang cukup berat, yaitu berupa larangan mengemudi selama enam bulan. Selain itu Mou juga diharuskan membayar denda sebesar 910 Poundsterling atau sekitar Rp.18,8 juta.
Dalam persidangan yang berlangsung Kamis (11/6/2015) waktu setempat, Mou tidak hadir. Namun dia mengaku bersalah dengan mengirimkan pernyataan pengakuan bersalah.
Pihak klub sendiri menolak mengomentari hukuman yang didapat manajer yang berhasil mempersembahkan trofi Piala Liga dan Liga Premier di musim 2014/15 bagi The Blues.
Berita Terkait
-
Dorong Ball Boy, Pemain Chelsea Terancam Sanksi UEFA
-
Graham Potter Perpanjang Kontrak Bersama Timnas Swedia Hingga 2030
-
Menang Telak di Leg Pertama, PSG Tak Main Aman Lawan Chelsea di Stamford Bridge
-
Jelang Bentrok Liga Champions, PSG Goda Bintang Chelsea Enzo Fernandez
-
Apa Itu Balas Dendam? Striker PSG Tak Minat
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Costacurta Bongkar Penyebab Rafael Leao Ngamuk: Bukan Allegri, Tapi Pulisic
-
3 Bintang Timnas Indonesia yang Punya Kans Main di Liga Champions Musim Depan
-
Rating Pemain Bintang Timnas Indonesia di EropaTadi Malam, Joey Pelupessy Tertinggi
-
Bojan Hodak Ungkap Kunci Persib Bandung Matikan Mariano Peralta dan Juan Villa
-
Menang Telak, Joan Laporta Kembali Terpilih sebagai Presiden Barcelona
-
Penolakan Demiane Agustien Bela Timnas Indonesia, Kelak Bakal seperti Emil Audero?
-
FFI Umumkan Daftar 19 Pemain untuk Persiapan Piala AFF Futsal 2026
-
Nyaris Pensiun 3 Kali, Gelandang Bali United Blak-blakan Temukan Surga Karier di Indonesia
-
Eugen Polanski Janji Tak Otak-atik Formasi, Kevin Diks Terus Jadi Kapten Gladbach?
-
Fred Grim Kehilangan Pekerjaan di Ajax, Eks Pelatih Lionel Messi Serang Maarten Paes