- Real Madrid resmi merekrut Marc Cucurella dari Chelsea dengan kontrak berdurasi enam tahun hingga 30 Juni 2032.
- Transfer bek kiri asal Spanyol tersebut menelan biaya 55 juta euro dengan tambahan bonus sesuai performa pemain.
- Kehadiran pemain berusia 27 tahun ini bertujuan memperkuat kualitas lini pertahanan Real Madrid di berbagai kompetisi mendatang.
Suara.com - Real Madrid resmi memperkuat sektor pertahanan mereka dengan merekrut Marc Cucurella dari Chelsea pada bursa transfer musim panas 2026. Bek kiri asal Spanyol itu menandatangani kontrak jangka panjang yang akan mengikatnya di Santiago Bernabeu hingga 30 Juni 2032.
Kepastian transfer tersebut diumumkan langsung oleh pihak klub melalui pernyataan resmi pada Senin.
"Real Madrid CF dan Chelsea FC telah mencapai kesepakatan untuk transfer Marc Cucurella, yang akan terikat dengan klub kami selama enam musim ke depan, hingga 30 Juni 2032," tulis Real Madrid.
Menurut laporan jurnalis transfer Fabrizio Romano, Los Blancos mengeluarkan dana sebesar 55 juta euro atau lebih dari Rp1 triliun untuk mendapatkan tanda tangan pemain berusia 27 tahun tersebut.
Selain nilai transfer utama, Chelsea juga berpeluang memperoleh tambahan bonus sesuai performa Cucurella di Madrid.
Kepindahan ini mengakhiri kebersamaan Cucurella dengan Chelsea yang telah berlangsung selama empat musim.
Selama memperkuat klub London tersebut, ia tampil dalam 163 pertandingan dan ikut membantu tim meraih sejumlah trofi, termasuk Liga Conference dan Piala Dunia Antarklub.
Saat ini, Cucurella masih menjalani tugas internasional bersama Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026. Ia menjadi bagian dari skuad pilihan pelatih Luis de la Fuente dan tercatat sebagai satu-satunya pemain Real Madrid yang menghuni skuad La Roja pada turnamen tersebut.
Kehadiran Cucurella diyakini akan menambah kedalaman dan kualitas di sisi kiri pertahanan Real Madrid.
Baca Juga: Luis de la Fuente Kecewa Spanyol Gagal Menang atas Tanjung Verde
Pengalamannya di level tertinggi sepak bola Eropa diharapkan mampu membantu klub ibu kota Spanyol itu menjaga daya saing dalam perburuan gelar domestik maupun kompetisi Eropa pada musim-musim mendatang.
(Antara)
Berita Terkait
-
Luis de la Fuente Kecewa Spanyol Gagal Menang atas Tanjung Verde
-
Rodri Soroti Finishing Spanyol Usai Ditahan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
-
Bersinar di Laga Spanyol Vs Cape Verde, Vozinha Ternyata Eks Rekan Setim Witan Sulaeman
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Lampu Hijau, Komisi X DPR Setujui Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery
-
Kisah Haru di Balik Air Mata Vozinha, Kiper Cape Verde Peraih Man of the Match Kontra Spanyol
-
Elkan Baggott Resmi Dipertahankan Ipswich Town untuk Musim 2026/2027
-
Atalanta Resmi Tunjuk Maurizio Sarri sebagai Pelatih Baru
-
Luis de la Fuente Kecewa Spanyol Gagal Menang atas Tanjung Verde
-
Rodri Soroti Finishing Spanyol Usai Ditahan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
-
Jadi Rival Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Vietnam Tambah 3 Pemain Naturalisasi
-
Bersinar di Laga Spanyol Vs Cape Verde, Vozinha Ternyata Eks Rekan Setim Witan Sulaeman
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih