Suara.com - Sekretaris Jenderal Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia Azwan Karim menyatakan mendukung penuh gelaran turnamen Piala Kemerdekaan yang dipromotori oleh Mahaka "Entertainment and Sports" dan akan memberikan fasilitas berupa perangkat pertandingan dan izin klub ISL.
"Kami menyediakan perangkat pertandingan dan memfasilitasi klub ISL untuk bisa ikut serta disana," kata Azwan seperti dikutip dari laman resmi PSSI di Jakarta, Kamis (18/6/2015).
Azwan menyatakan PSSI tidak ingin menghalangi gelaran turnamen Piala Kemerdekaan dan akan segera menerbitkan surat dukungan resmi untuk Mahaka menggelar turnamen. "Kami segera mengeluarkan surat resmi kepada Mahaka untuk mendukung penuh Piala Presiden yang digelar oleh Mahaka. Kita tak ingin menghalangi orang yang ingin menjalankan turnamen sepakbola," kata Azwan.
Azwan menyarankan agar Mahaka segera mengurus segala perizinan dan proses lain yang harus ditempuh agar bisa menggelar turnamen sepak bola secara legal. "Kami berharap Mahaka bisa mengurus perizinan, pendaftaran dan proses-proses lainnya yang harus dilakukan sebagai promotor," kata dia.
Azwan Karim mengatakan turnamen Piala Presiden yang akan dipromotori oleh "Mahaka Sports and Entertainment" dijalankan tanpa campur tangan Tim Transisi bentukan Menteri Pemuda dan Olahraga.
"Ya, untuk nanti gelaran Turnamen Piala Presiden yang dilakukan oleh Mahaka sebagai promotor, itu tidak ada campur tangan Tim Transisi atau pihak Kemenpora," kata Azwan Azwan mengklaim bahwa turnamen Piala Kemerdekaan murni buatan dari Mahaka dengan mencari dana, sponsor, dan lain-lain secara mandiri. "Mereka sudah mengatakan kepada kami bahwa itu murni merupakan ide dan inisiatif mereka sendiri. Mereka mencari dana, sponsor, partner hingga siaran langsung televisi sendiri," kata dia.
Dalam siaran persnya Tim Transisi menyebutkan turnamen Piala Kemerdekaan bakal dimulai pada 24 Juli mendatang. Sedangkan pertandingan partai final yang akan dilakukan tanggal 15 Agustus akan diikuti dengan penyerahan Piala Kemerdekaan diberikan pada 17 Agustus yang bertepatan dengan hari kemerdekaan RI. (Antara)
Berita Terkait
-
Erick Thohir Apresiasi Timnas Putri usai Juara AFF Women's Cup 2026
-
Timnas Putri Indonesia Back-to-Back Juara Piala AFF 2026, Erick Thohir Angkat Topi
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Gianni Infantino Mau Dilengserkan, Bisakah Erick Thohir Jadi Calon Presiden FIFA?
-
Timnas Indonesia Tanpa Pesawat Carter di Piala AFF 2026, Sumardji Jamin Fasilitas Tetap Maksimal
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi