Suara.com - Absennya Neymar membuat ban kapten tim Samba jatuh ke tangan Miranda saat Brasil melakoni laga pamungkas di babak penyisihan Grup C, Senin (22/6/2015). Menghadapi Venezuela, Miranda sukses memimpin rekan-rekan ke babak perempat final usai meraih kemenangan tipis 2-1.
Dalam laga tersebut, dua gol kemenangan tim Samba di cetak oleh Thiago Silva dan Roberto Firmino. Sementara gol balasan Venezuela dicetak oleh Miku.
Menanggapi kemenangan timnya, Miranda mengaku senang. Menurutnya, kemenangan tersebut tidak hanya memastikan satu tempat bagi tim Samba di babak perempat final. Akan tetapi sekaligus menegaskan bahwa tanpa Neymar, Brasil tetap tangguh.
"Pemimpin di dalam lapangan penting. Bukan hanya dia yang mengenakan ban kapten," tukas Miranda usai pertandingan.
"Hari ini kami mendemonstrasikan bahwa kami memiliki sejumlah pemimpin yang mampu memikul tanggung jawab di momen penting. Kami akan kenang kemenangan ini. Ini merupakan kemenangan penting bagi Brasil," tambahnya.
Neymar sendiri tidak bisa berlaga lantaran hukuman larangan bermain di empat pertandingan yang diterimanya akibat ulahnya memicu kericuhan saat Brasil dikalahkan Kolombia. (Soccerway)
Berita Terkait
-
Eks Bek Inter Milan Sebut Luciano Spalletti Pelatih Terburuk di Italia
-
Ulasan Buku The Power of Sixth Sense, Saat Intuisi Menjadi Panduan Hidup
-
Seniman Miranda Pranoto Bersiap Gelar Pameran Tunggal di Prancis, Angkat Tema Tak Biasa
-
Krisis Eksistensial dan Kekerasan dalam Buku Awan-Awan di Atas Kepala Kita
-
For Ramadhan with Love: Berbagi Kepedulian untuk Masyarakat yang Membutuhkan Jelang Bulan Suci
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Gemilang di Fortuna Sittard, Justin Hubner Disebut Layak Gabung Klub Peraih Trofi Liga Champions
-
Anak Darren Fletcher Disanksi Berat Buntut Ucapan Homofobik, FA: Itu Tak Bisa Diterima!
-
Tanah Air Porak Poranda, Sara Didar Tahan Tangis Demi Asa Timnas Putri Iran di Piala Asia
-
Argentina Bidik Back-to-Back Piala Dunia 2026, Misi Terakhir Lionel Messi?
-
Miralem Pjanic Desak Juventus Rekrut Bernardo Silva Jika Gagal Dapatkan Tonali
-
Striker Brasil Richarlison Ogah Main di Piala Dunia 2026 karena Perang AS-Iran, Begini Faktanya
-
Bintang Muda Persija Jakarta dan Persib Bandung Dominasi Skuad Timnas Indonesia U-20
-
Eks Andalan STY Sebut Super League Lebih Baik Dibanding Divisi Dua Belanda, Kok Bisa?
-
Kevin Diks Menggila! Bek Timnas Indonesia Ini Jadi Mesin Gol Asia di Bundesliga
-
Stop Rasisme! Mikael Alfredo Tata Korban Serangan Rasial, Persebaya Pasang Badan