- Joao Miranda mengkritik Luciano Spalletti, menyebutnya pelatih terburuk dalam aspek hubungan personal saat di Italia.
- Miranda menganggap Spalletti mudah memicu permusuhan dan sering menargetkan pemain yang berbeda pendapat dengannya.
- Mantan bek Inter tersebut menilai duetnya dengan Diego Godín di Atletico Madrid adalah pasangan bek terkuat sepanjang karier.
Suara.com - Mantan bek Inter Milan dan Atletico Madrid, Joao Miranda, melontarkan kritik tajam kepada mantan pelatihnya, Luciano Spalletti yang saat ini melatih Juventus.
Miranda menyebut Spalletti sebagai pelatih yang membawa ketakutan, serta mengaku tidak punya hubungan baik dengannya.
“Sebagai pelatih, dia pemenang. Dia mengembalikan Inter ke Liga Champions. Tapi sebagai manusia? Biarlah. Dia pelatih terburuk yang saya temui di Italia dalam hal itu,” ujar Miranda kepada La Gazzetta dello Sport.
Ia menilai Spalletti sering curiga, tidak suka dibantah, dan mudah memusuhi pemain yang berbeda pendapat.
“Ketika dia sudah menargetkan seseorang, habislah. Saya sendiri mulai jarang dimainkan setelah sebuah perdebatan. Sulit kembali ke performa terbaik jika hanya dimainkan di laga besar,” ungkapnya.
Miranda juga menyinggung keputusan kontroversial Spalletti yang mencopot ban kapten Mauro Icardi pada 2019.
“Masalah pribadi. Dia tidak selalu memikirkan tim. Saya hanya bisa bilang, meski ada drama dari Wanda, Mauro selalu profesional dan banyak mencetak gol,” ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Miranda menyebut masa kejayaannya di Atletico Madrid sebagai periode terbaik dalam kariernya.
Ia bahkan menilai duetnya bersama Diego Godín lebih solid dibanding kombinasi Sergio Ramos, Raphael Varane di Real Madrid, maupun trio Barzagli, Bonucci, Chiellini di Juventus.
Baca Juga: Prediksi Atletico Madrid vs Inter Milan pada Ajang Liga Champions, Duel Panas di Metropolitano
“Tidak ada yang seperti kami saat itu. Individu lain mungkin hebat, tapi sebagai pasangan, kami yang terkuat,” ujarnya.
Miranda juga mengungkapkan bahwa sebelum bergabung dengan Atletico, Lazio dan Milan sempat mencoba mendekatinya. Namun proyek jangka panjang Los Rojiblancos membuatnya memilih hijrah ke Spanyol.
Menutup wawancara, Miranda memberikan prediksi untuk duel Liga Champions antara dua mantan klubnya tersebut.
“Saya prediksi imbang. Saya punya sedikit rasa sayang lebih untuk Atletico, tapi empat tahun di Inter membuat saya merasa seperti dewa,” pungkasnya.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Prediksi Atletico Madrid vs Inter Milan pada Ajang Liga Champions, Duel Panas di Metropolitano
-
Drama 5 Gol! Juventus Menang Dramatis Lawan Bodo, Jonathan David Jadi Pahlawan
-
Prediksi Line-up Tim Matchday 5 Liga Champions: Rekor Haaland, Barca dan Chelsea Pincang
-
Luciano Spalletti Akui Juventus dalam Situasi Sulit Jelang Hadapi Bodo/Glimt
-
Momen Kebangkitan Juventus di Liga Champions, Spalletti Soroti Dinginnya Bodo/Glimt
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Cerita Anak John Herdman yang Ternyata Pernah Bikin Gol dan Kalahkan Timnas Indonesia
-
Dipecat Real Madrid, Xabi Alonso Buka Suara: Pergi dengan Kepala Tegak
-
Timnas Indonesia Berpotensi Segrup dengan Malaysia dan Vietnam di Piala AFF 2026
-
Jadwal Laga Timnas Futsal Indonesia Vs Korsel di Piala Asia 2026, Kapan?
-
Satu Hal ini Bakal Langsung Dilakukan John Herdman saat Tangani Timnas Indonesia
-
3 Hal Menarik dari Perkenalan John Herdman di Timnas Indonesia
-
Bayern Munich Makin Menggila, Kompany Diingatkan Jangan Ulangi Kesalahan Pep Guardiola
-
Efek Skandal Naturalisasi Malaysia, Rodrigo Holgano Pertimbangkan Pensiun
-
Gianluigi Buffon Anggap Luciano Spalletti Datang Terlambat
-
POLLING: Apakah John Herdman Bakal Senasib Seperti Patrick Kluivert dan Shin Tae-yong?