Suara.com - Pelatih Uruguay Oscar Tabarez mengaku kecewa dengan keputusan wasit mengusir Edinson Cavani. Kartu merah Cavani pun harus dibayar mahal Uruguay dengan terhentinya langkah mereka di Copa America.
Cavani mendapat kartu merah setelah bersentuhan dengan bek Cile Gonzalo Jara di menit 63. Menanggapi hal itu, Tabarez memprotes keputusan wasit karena jara dinilai melakukan diving.
Selain Cavani, Uruguay juga kehilangan Jorge Fucile yang mendapat kartu merah usai menjatuhkan penyerang Cile Alexis Sanchez.
"Saya hanya berharap kalah dengan cara lain," tukas Tabarez.
"Lihat saja rekaman di televisi. Itulah yang terjadi," tegasnya.
"Saya mungkin salah melewati area teknis, tapi saya mengatakan kepadanya bahwa dia mengeluarkan pemain dengan alasan yang tidak tepat," tambahnya.
Pertandingan antara Cile vs Uruguay berakhir dengan skor tipis 1-0. Cile meraih kemenangan berkat gol tunggal Mauricio Isla. (Soccerway)
Berita Terkait
-
Kisah Adriano Sang Kaisar: Dianggap Dibunuh Gangster hingga Hilang di Piala Dunia 2022
-
Banyak Kontroversi, Ketum PSSI-nya Kolombia Ogah Mundur: Merasa Dilindungi Presiden
-
Wakil Menpora Dipecat usai Paksa Messi Minta Maaf Soal Rasisme!
-
Skandal Nyanyian Rasis Enzo Fernandez Berbuntut Panjang, Berujung Didepak dari Chelsea?
-
Heboh Nyanyian Rasis Pemain Argentina untuk Timnas Perancis: 'Ibu Mereka Orang Nigeria'
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar