Suara.com - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri tengah mengkaji pengaduan Tim Advokasi Indonesia vs Mafia Bola mengenai peran Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), terkait kasus dugaan pengaturan skor timnas Indonesia U-23 saat melawan Thailand dan Vietnam di SEA Games 2015 oleh bandar judi.
"Sudah (terima laporan). Tapi alat buktinya tidak cukup, kami sedang menanyakan kempali kepada pelapor, hal-hal yang kami perlukan," kata Budi Waseso di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (26/6/2015).
Budi menuturkan, pihaknya telah menerima rekaman suara yang diserahkan pihak pelapor sebagai barang bukti. Namun, katanya rekaman itu belum bisa dibuktikan untuk mengungkap kasus ini.
"Rekaman suara sudah ada, tapi kan belum bisa dibuktikan," ujarnya.
Dia mengaku juga belum mengetahui apakah rekaman suara itu terkait kasus SEA Games atau LSI. Sampai saat ini belum ada saksi yang diperiksa baik dari pihak pelapor maupun terlapor, sebab alat bukti belum cukup.
"Rekaman yang dilaporkan itu apakah rekaman itu berkaitan dengan orang yang dimaksud atau bukan, sedang kami periksa," terangnya.
Kasus ini ditangani oleh Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri.
Seperti diketahui, dugaan kasus pengaturan skor mengemuka setelah BS, orang yang mengaku sebagai pelaku, membuat laporan ke Bareskrim. Ia didampingi lembaga bantuan hukum melaporkan dugaan adanya penyuapan dalam beberapa kasus persepakbolaan Tanah Air dalam kurun tahun 2000 hingga 2015.
Berita Terkait
-
Klaim Timnas Indonesia Makin Ditakuti di ASEAN, Erick Thohir Singgung Thailand dan Vietnam
-
PSSI Siap Pajang Foto Suporter Penghina Beckham Putra, Pelaku Terancam Blacklist
-
PSSI Siap Banned Suporter yang Intimidasi Beckham Putra, CCTV GBK Jadi Bukti
-
PSSI Murka Usai Beckham Putra Diprovokasi Suporter di GBK
-
Shin Tae-yong Merapat ke Persija, Erick Thohir Ucap Dua Kata Singgung Kualitas
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Viral! Jurnalis Perempuan Jadi Korban Pelecehan saat Liputan Piala Dunia 2026
-
Alasan Mantan Anak Emas John Herdman Absen di Laga Kanada vs Bosnia
-
Fakta vs Klaim FIFA: Benarkah Banyak Kursi Kosong di Piala Dunia 2026?
-
Penampakan Stadion Terburuk Piala Dunia 2026: Angin Kencang Bikin Tribun Goyang
-
Alasan Mengejutkan Trump Ogah Datang Pada Laga Perdana AS di Piala Dunia 2026
-
Sindiran Menohok Infantino: Piala Dunia Tambah Peserta, Italia Belum Tentu Lolos
-
Cristiano Ronaldo: Portugal Bukan Favorit Juara Piala Dunia 2026
-
Depresi Sejak Usia Muda ke Panggung Piala Dunia 2026: Kisah Kelam Striker Brasil Igor Thiago
-
Gegara Lagu Kebangsaan, Spanyol Jadi Negara Paling Dibenci di Piala Dunia 2026, Kok Bisa?
-
Mind Corner di Liga Universitas 2026, Ruang Menyadari Pentingnya Kesehatan Mental dan Perdamaian