Suara.com - Manajemen klub Semen Padang FC (SPFC) akan pemutusan kontrak terhadap 21 pemain yang selama ini tergabung dalam klub tersebut.
"Surat pemutusan kontrak tersebut sudah diajukan dan tinggal menunggu proses selanjutnya dari CEO," kata Direktur Teknik PT Kabau Sirah Semen Padang (KSSP) Asdian di Padang, Sumbar, Senin (13/7/2015).
Ia menjelaskan, diakhirinya kontrak 21 pemain tersebut karena klub menilai kompetisi Indonesia Super League (ISL) tidak akan kembali berjalan sementara biaya yang yang dikeluarkan masih tetap ada.
Hal itu, lanjut Asdian, tentunya akan menambah beban keuangan klub yang setelah dihentikannya kompetisi tidak ada pemasukan apa pun.
Ia mengatakan, sebelumnya saat LSI resmi dihentikan oleh PT Liga Indonesia, manajemen sudah memutus kontrak sembilan pemain untuk mengurangi beban klub.
Sembilan pemain itu adalah penjaga gawang Fandi, Ramanuddin, Suheri Daud Gamal, Septia Hadi, Fitra, Rezi, Andri dan Anes.
Asdian mengatakan pihaknya sudah tidak sanggup lagi membayar gaji pemain sampai akhir tahun ini, karena tidak ada pemasukan sama sekali, baik dari sponsor maupun dari pihak Semen Padang.
Ia mengungkapkan, pada saat kompetisi dihentikan, manajemen tetap memberikan gaji 20 persen dari nilai kontrak. Hal itu dinilai sudah lebih karena Semen Padang tidak ada mengikuti pertandingan.
Ia menambahkan, seluruh proses pemutusan kontrak tersebut akan dilakukan paling lambat dalam bulan ini dan memanggil seluruh pemain yang selama ini tergabung dalam klub.
Sementara itu, salah seorang pemain tengah tim yang berjuluk "kabau sirah", Eka Ramdani ketika dihubungi mengaku belum mengetahui pemutusan kontrak tersebut.
"Saya belum dihubungi manajemen soal kontrak tersebut," kata Eka. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan