Suara.com - Manajer Everton Roberto Martinez naik pitam atas tindakan Chelsea yang ngebet memboyong John Stones ke Stamford Bridge. Yang membuat kesal manajer asal Spanyol bukan niat The Blues membeli pemain Everton tersebut, akan tetapi komentar John Terry.
Chelsea dikabarkan telah dua kali menghubungi Everton perihal niatnya memboyong Stones. Saat itu Chelsea berani membayar 20 juta Poundsterling untuk bek 21 tahun itu, tapi ditolak oleh Everton.
Dan atas kegagalan tersebut, John Terry pun melontarkan komentar yang membuat Martinez geram. Terry mengatakan bahwa Chelsea melirik Stones sebagai salah satu pemain untuk di masa mendatang.
"Itu salah. Itu ilegal," kata Martinez.
"Aturan yang ada tidak memperbolehkan anda berkomentar soal pemain yang terdaftar di klub lain seperti itu. Ini sangat mengecewakan," jelasnnya.
"Saya tidak bodoh dengan merasa tahu apa yang akan terjadi. Tapi seperti yang selalu saya katakan, John Stones tidak dijual," tegasnya.
Stones dibeli Everton dari Barnsley pada akhir Januari 2013 dengan nilai transfer tiga juta Poundsterling. Kontrak Stones bersama Everton sendiri baru akan berakhir pada pertengahan 2019 mendatang. (Soccerway)
Berita Terkait
-
Real Madrid Incar Pemain Chelsea Lagi, Usai Dapatkan Marc Cucurella Kini Ingin Enzo Fernandez
-
Real Madrid Resmi Datangkan Marc Cucurella dari Chelsea, Dikontrak 6 Tahun
-
Saingi Arsenal, Chelsea Ikut Ramaikan Perburuan Bintang Muda Maroko Ayyoub Bouaddi
-
Tanpa Desas-desus, Real Madrid Boyong Marc Cucurella dengan Nilai Transfer Rp1,1 Triliun
-
Berstatus Bebas Transfer, Juventus Pertimbangkan Rekrut John Stones
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Publik Barat Tuding Selebrasi Gol Pemain Iran Mohammad Mohebi Provokatif, FIFA Didesak Hukum
-
Bikin Spanyol Tidak Berdaya, Kiper Cape Verde Kebanjiran Followers Jutaan
-
Dari Poster Ali Khamenei hinga Bendera Palestina Berkibar di Laga Iran vs Selandia Baru
-
Gagal Angkat Trofi di Medan, Mathew Baker Haru Bela Timnas Indonesia di Tempat Leluhur
-
Bukayo Saka Tegaskan Siap Tampil Lawan Kroasia, Tepis Keraguan soal Kondisi Fisik
-
CBF Bungkam! Kondisi Neymar Misterius, Hampir Pasti Tak Bakal Main di Piala Dunia 2026
-
Arab Saudi Tahan Uruguay, Al-Dawsari Tegaskan Green Falcons Bukan Tim Pelengkap Piala Dunia 2026
-
Isu Baku Hantam Ruang Ganti, Tunisia Pecat Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Wasit VAR Shaun Evans Bebas Sanksi FIFA, Gestur 'OK' Terbalik Bukan Simbol Supremasi Kulit Putih
-
Lagu Kebangsaan Iran Dicemooh di Piala Dunia 2026, Bendera Revolusi Berkibar di SoFi Stadium