Suara.com - Tim Pusamania Borneo FC (PBFC) sukses mengalahkan Persegres Gresik United dengan skor 3-1 pada lanjutan turnamen Piala Presiden Grup D di Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoanging Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (4/9/2015) sore.
Gol kemenangan tim berjuluk "Pesut Etam" itu masing-masing diciptakan Lopicic (menit 8 dan 48 ) serta Terens pada menit ke 28. Adapun satu gol yang dilahirkan Persegres Gresik dicetak Riko Simanjuntak pada menit ke 17.
Pelatih Pusamania Borneo FC, Iwan Setiawan usai pertandingan menyatakan bersyukur dengan kemenangan ini yang juga sekaligus membawa tim asal Kalimantan Timur itu berhak melaju kebabak delapan besar Piala Presiden.
"Alhamdulillah kita bisa meraih kemenangan di laga penting ini. Kami jug mengapresiasi perjuangan para pemain yang tetap fokus hingga berakhirnya pertandingan," katanya.
Mengenai pertandingan ini sendiri, dirinya mengaku sangat menarik karena kedua tim saling jual beli serangan meski timnya yang akhirnya tampil sebagai pemenang.
"Khusus Boaz Salossa, tim fisik memang mengaku hanya bis atampil selama 75 menit. Namun kita tawar-menawar agar dia bisa mengasah ketajaman nalurinya. Meski tidak cetak gol namun memberikan kontribusi besar bagi tim,"katanya.
Pelatih Persegres Gresik United, Liestiadi, mengucapkan selamat bagi Pusamania yang telah lolos kebabak berikut. Dirinya juga mengakui PBFC tampil lebih baik dan memang layak memenangkan pertandingan.
"Soal kinerja wasit, saya tidak mau komenter. Kami hanya ingin memperlihatkan permainan yang aktraktif dna itu cukup berhasil meski kita didominasi pemain muda," ujarnya.
Pada pertandingan yang dimlai dengan tempo yang sedang-sedang saja itu, peluang pertama didapatkan kubu Persegres Gresik melalui M Kamri di menit ke 5. Sayang peluang yang didapatkan melalui umpan terukur dari Dzumafo dari sudut kanan pertahanan lawan gagal dimaksimalkan menjadi gol setelah tendangannya sedikit melebar di gawang Pusamania yang dijaga Galih Sudaryono.
Peluang itu langsung dibalas Pusamania pada menit ke 8 melalui serangan balik yang cepat. Basri Lohi yang melakukan aksi individu dilanggar dengan keras pemain bertahan Persegres yang membuat wasit langsung menunjuk titik putih.
Lopicic yang dipercaya sebagai algojo pada menit ke 9 akhirnya mampu menjalankan tugasnya dengan baik sekaligus membawa Pusamania Borneo FC unggul 1-0.
Gol balasan Persegres muncul pada menit ke 17. Gol ini berawal dari kesalahan yang dilakukan penjaga gawang Pusamania, yang membuang bola tidak maskimal. Bola buangannya mengarah ke Riko Simanjuntak yang berdiri bebas.
Selanjutnya memberikan umpan matang pada Fitrah Ridwan yang langsung melakukan tendangan dan gagal dijangkau penjaga gawang Pusamania Borneo FC sekaligus mengubah kedudukan menjadi 1-1.
Memasuki menit 20, peluang didapatkan Pusamania Borneo melalui satu serangan yang cukup rapi. Sayang umpan matang Boaz Salossa darii sudut kanan pertahanan lawan gagal dimanfaatkan Terens setelah tendangan volinya bisa diantisipasi penjaga gawang Persegres M Ridwan.
Pusamania akhirnya kembali unggul setelah lahirnya gol dari Terens pada menit 28. Gol yang membuat Pusamaniaunggul 2-1 ini tidak lepas dari aksi heroik Boaz Salossa yang sukses melewati hadapan pemain belakang Persegres dari sudut kanan sebelum akhirnya memberikan umpan yang begitu memanjakan. Terens yang tidak terkawal di depan gawang tanpa kesulitan membawa timnya unggul sementara.
Persegres nyaris menyamakan kedudukan pada menit ke 37 lewat umpan matang dari Riko. Sayang umpan yang mengarah kedepan gawang itu gagal terjangkau para striker Persegres.
Menit ke-41, Pusamania Borneo FC langsung melakukan dua pergantian pemain dengan menarik M Nizar Ashari dan Basri L an memasukkan Diego dan Victor Pae sebelum akhirnya wasit meniup pluit tanda pertandingan baban pertama selesai.
Memasuki babak kedua, Pusamania yang unggul langsung menerapkan strategi penyerangan. Keputusan itu berjalan sukses dengan lahirnya gol kedua pada menit ke 48 melalui Lopicic. Melalui tendangan sudut yang berhasil dibelokkan Hamka Hamzah.
Bola itu menuju Lopicic yang berdiri cukup bebas dan tanpa kesulitan melesakkan tendangan yang gagal dijangkau penjaga gawang Persegres Gresik United sekaligus mengubah kedudukan menjadi 3-1 untuk PBFC.
Memasuki menit 52, kedua keseblasan saling bertukar peluang. Persegres Gresik mengawali dengan tendangan keras didepat kotak penalti yang masih bisa dibendung kiper Pusamania.
Selanjutnya giliran Pusamania yang mendapat peluang melalui Boaz Salossa. Namun sayang tendangan mantan striker timnas itu hanya membentk tiang gawang Persegres.
Pada menit ke-85, pemain Persegres Rifki mendapat hadiah kartu kuning dari wasit setelah melanggar Diego Michiels.
Menjelang menit-menit terakhir, tim Persegres Gresik United terus mengepung pertahanan PBFC. Sayang upaya ini tidak membuahkan hasil dan skor tetap 3-1 untuk kemenangan tim berjuluk "Pesut Etam" tersebut. (Antara)
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Apresiasi Langkah Menpora, Kementerian PPPA Dorong Penguatan Sistem Pencegahan Kekerasan Seksual
-
Peter Schmeichel: Tanpa David Raya, Arsenal Tak Akan Ada di Puncak Premier League
-
Simalakama Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026, FIFA Bakal Jatuhkan Sanksi Berat
-
Media Belanda Bongkar Kebohongan Patrick Kluivert, Momen Paling Memalukan di Live TV
-
Info Orang Dalam, Iran Hampir Pasti Tak Ikut Piala Dunia 2026
-
Kronologis Sikap Menjijikan Suporter Leeds United Saat Pemain City Jalani Buka Puasa
-
3 Raksasa Premier League dan Barcelona Saling Sikut Demi Rekrut Gelandang Muda Brasil Ini
-
Sihir Carrick di MU Masih Berlanjut, Kini Samai Rekor Calon Pelatih Timnas Indonesia
-
Bhayangkara FC Catatkan Empat Kemenangan Beruntun, Paul Munster Angkat Topi
-
Messi Menggila di MLS! Cetak Brace, Ejek Pelatih Lawan dengan Gestur seperti Ini