Suara.com - PSMS Medan membawa 20 pemain ke Surabaya guna menghadapi Persepam Madura pada laga semifinal Piala Kemerdekaan di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jatim, Rabu (9/9/2015).
"Kami berangkat Senin pagi sekitar pukul 07.00 WIB melalui Bandara Kualanamu, Deliserdang. Itu agar ada kesempatan untuk melakukan uji lapangan sebelum mengahadapi Persepam," kata Pelatih PSMS Medan Suharto AD di Medan, Minggu (.
Dari 20 pemain tersebut, pelatih PSMS Medan tidak mengikutkan tiga pemain, yakni Andi Prayoga, Fiwi Dwipan dan Hamzali sedang mengikuti testing masuk TNI.
"Kami juga harus memikirkan masa depan mereka, konsentrasi mereka di tim jika ikut serta totalitasnya nanti. Kami yakin tim ini solid dengan 20 pemain tersisa," katanya.
Seiring dengan keberangkatan itu, seluruh punggawa PSMS Medan meminta doa restu dan dukungan seluruh masyarakat Sumut, agar di pertandingan semifinal nanti mampu menang dan lolos hingga menjuarai Piala Kemerdekaan.
"Kami mohon dukungannya, tak hanya dari suporter dan fans, tapi masyarakat Sumut agar PSMS tampil baik dan menang. Kami pamit berangkat ke Surabaya, mohon doa dan restunya agar PSMS berjaya," katanya.
Sebelum bertolak ke Surabaya, PSMS sendiri telah memanfaatkan waktu yang ada dengan memperbaiki kelemahan-kelemahan selama di fase grup dan babak delapan besar.
Termasuk menambah drill finishing serta variasi menyerang, karena memang produktifitas penyerang PSMS selama babak penyisihan di grup A Piala Kemerdekaan dan perempat final, terbilang belum cukup meyakinkan.
"Kita berangkat dengan kondisi siap tempur. Mudah-mudahan tidak ada kendala. Insya Allah semuanya lancar sampai di Surabaya nanti," katanya.
Dukungan penuh juga dialirkan Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi kepada punggawa PSMS Medan saat bertemu beberapa hari lalu.
"Kalian pemain PSMS, jangan takut. Dimanapun PSMS bermain harus berani. Karena Saya yakin kita bisa, PSMS berani dimanapun Medannya," katanya kepada pemain.
Motivasi itu juga tidak berhenti dipertemuan itu saja, sesaat sebelum Pangkostrad terbang ke Jakarta lalu, dia juga menyempatkan memberikan dukungan melalui SMS ke PSMS.
"Dia titip pesan kepada kita semua di tim agar berbuat yang paling terbaik untuk PSMS. Beliau ingin pemain bermain lepas, santai dan pasti serius. Pangkostrad titip pesan akan hadir di Surabaya," kata Manejer PSMS Andry Mahyar Matondang. (Antara)
Berita Terkait
-
Cerita Pemain Jepang Yusuke Sasa Main di Tangerang, Depok hingga Jadi Mualaf di Bogor
-
Profil Ronny Pasla, dari Lapangan Tenis hingga Jadi Ikon di Bawah Mistar Timnas Indonesia
-
Kiper Muda Rizki Nurfadilah Korban TPPO: Disiksa hingga Disuruh Nipu Orang China
-
Kronologis Kiper Muda Rizki Nurfadilah Jadi Korban TPPO: Berawal Pesan Misterius di FB
-
PSMS Medan Pede Curi Poin dari Markas Persekat Tegal
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Calon Dirtek Timnas Indonesia: Cristiano Ronaldo Cuma Bawa Masalah
-
Panas! Conceicao Tegaskan Pemain Portugal Tak Wajib Layani Cristiano Ronaldo
-
Sindiran Pedas Presiden Brasil: Neymar Satu-satunya Pemain WFH di Piala Dunia 2026
-
Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun
-
Penain Ini Disebut Bisa Jadi Biang Kerok Kegagalan Inggris di Piala Dunia 2025
-
Hasil Piala Dunia 2026: Aksi Heroik Kiper Iran Alireza Beiranvand Bikin Belgia Gigit Jari
-
Ditipu Calo? Impian Nonton Piala Dunia 2026 Kakek 89 Tahun Pupus, Tiket Rp90 Juta Tak Kunjung Datang
-
Eks Walkot Bikin Heboh! Pakai Busana Terbuka Saat Rayakan Kemenangan Meksiko
-
Rahang Patah Tak Halangi Pemain Austria Tampil Mati-matian Jelang Lawan Argentina
-
Pemain Liverpool: Apa yang Dilakukan Lionel Messi Tak Masuk Akal!