Suara.com - Jum'at (25/9/2015), Kantor Kejaksaan Swiss memulai penyelidikannya terhadap Presiden FIFA Sepp Blatter. Blatter diduga telah menyalahgunakan kekuasaannya sebagai pemimpin tertinggi di wadah sepak bola dunia tersebut.
Untuk menyeret Blatter ke meja hijau, pihak berwenang telah melakukan interogasi dan menggeledah kantor Blatter di markas FIFA di Zurich. Sejumlah data dikabarkan telah disita.
Seperti dilansir Soccerway, terdapat dua kasus yang melibatkan Blatter. Dua kasus yang tengah diselidiki kejaksaan tersebut adalah:
1. Blatter diduga telah menandatangani kontrak dengan Persatuan Sepak Bola Karibia (CFU), yang membuka jalan bagi Jack Warner untuk menguasai hak siar Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan dan Piala Dunia 2014 di Brasil.
2. Blatter diduga telah membayar sejumlah uang kepada Presiden UEFA, Michel Platini yang saat itu menjabat sebagai penasihat khusus Blatter. Uang tersebut diterima Platini pada tahun 2011 dengan dalih sebagai bayaran atas kerja eks pemain timnas Prancis tersebut direntang tahun 1999 hingga 2002.
Tag
Berita Terkait
-
Here We Go! Erick Thohir Spill Indonesia Jadi Tuan Rumah Turnamen Bergengsi FIFA, Apa Itu?
-
Gianni Infantino Murka, Tuding Kritikus FIFA Sebarkan Kebencian
-
IOC Tolak Pengaduan FairSquare terhadap Gianni Infantino soal Dukungan ke Donald Trump
-
Geger Donald Trump Dikabarkan Dukung Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB
-
Gavi Kirim Pesan Mengejutkan ke FIFA Pasca Dicekik Leandro Paredes
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
Terkini
-
Pendiri Telegram Pavel Durov Masuk Daftar Buronan Terorisme Rusia
-
4 Gaya OOTD Y2K Chic ala Juun Hearts2Hearts, Manis tapi Tetap Edgy!
-
Uangnya Kelihatan Baru, Eh Ternyata Palsu! Penjual Jamu di Blitar Jadi Korban
-
Nikmati Weekday Brunch All You Can Eat Mulai Rp150.000 dengan City View di Manhattan Hotel Jakarta
-
Bulog Bangun Pabrik Raksasa Pengolah Beras Kapasitas 120 Ton di Lampung Timur
-
Review Frankenstein: Kisah Tragis dan Ambisi Manusia yang Melawan Kematian
-
Romantisnya Kebablasan, Pasutri Diciduk Polisi Usai Jadi Pengedar Sabu di Lamongan
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kasus Keracunan MBG Disorot, Guru Besar UGM Sebut SPPG Dibebani Produksi Berlebihan
-
IHSG Masih Melempem Hari Ini, Saham Prajogo Melesat