Suara.com - Tuan rumah Bali United kalah saat menjamu Arema Cronus Malang, Jawa Timur, dengan skor 3-2 pada leg kedua turnamen Piala Presiden 2015 di Stadion Kapten Diptha, Gianyar, Minggu (27/9/2015).
Dalam babak perempat final itu, pemain depan Bali United Bayu Gatra berhasil mencetak gol menit ke-31 ke gawang Arema Cronus yang dijaga I Made Wardana melalui sepakan keras kearah kiri penjaga gawang.
Bali United berhasil mencetak gol keduanya melalui tendangan Lerby Eliandry menit ke-41. Namun, pemain penyerang Arema Cronus Cristian Gonsales berhasil membalikkan keadaan dengan mampu mencetak tiga gol (hetrik) menit ke-39, menit ke-65, menit ke-73.
Dalam laga itu, wasit Handri Kristanto mengeluarkan enam kartu kuning, yang didapat lima pemanin Arema Cronus yakni Haysim Kipuw menit ke-6, Ferry Aman (ke-11), Hendro Siswanto (ke-40), Juan Revi (ke-19) dan samsul Arif (ke-60).
Sedangkan, untuk pemain Bali United Indra Permana mendapat kartu kuning menit ke-21. Hingga wasit meniup peluit skor tetap bertahan 3-2 untuk kemenangan Arema Cronus.
Dengan hasil tersebut, Arema Cronus berhak lolos ke babak semi final dengan agregat 5-3 setelah mengalahkan Bali United.
"Kami melihat para pemain lokal sudah menunjukan kemampuan terbaiknya sehingga kami terus memberikan porsi sebesar-besarnya untuk pemain lokal," kata pelatih Bali United Indra Sjafri.
Ia mengakui, permainan Arema Cronus sangat baik sehingga mampu membalikkan keadaan dan meraih kemenangan dalam laga itu. "Untuk itu, kami akan mengevaluasi tim secara kolektif dan tidak menyalahkann pemain secara individu," ujarnya.
Pelatih Arema Cronus Joko Susilo mengatakan timnya datang untuk memetik kemenangan sehingga hasil ini sesuai dengan harapan tim. "Tim kami memang sempat tertinggal terlebih dahulu pada babak pertama, namun kami memotivasi pemain melalui diskusi untuk merubah strategi," ujarnya.
Ia mengatakan, secara teknis para pemain Bali United memang lebih unggul, namun kami mampu memberikan perlawanan kepada tim kebanggaan masyarakat Bali itu.
"Kami memang bertekad saat bertandang ke kandang Bali United untuk tidak kebobolan dan menang sehingga janji ini yang belum bisa tim penuhi," ujar Joko. (Antara)
Berita Terkait
-
Kontrak di FC Emmen Segera Habis, Tim Geypens Jadi Incaran Bali United
-
Bek Real Madrid Dean Huijsen Berlatih di TC Bali United Bareng Pemain Keturunan Indonesia
-
Bali United Lepas Yusuf Meilana, Kembalikan ke Persik Kediri
-
Mengejutkan! Mirza Mustafic Tinggalkan Bali United, Ekspatriat Kedua yang Hengkang
-
Boris Kopitovic Resmi Tinggalkan Bali United Jelang Musim Super League Baru
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
John Herdman Pasang Misi Besar! Timnas Indonesia Harus Lolos ke Piala Dunia 2030
-
Shin Tae-yong Sadar Tidak Mudah Melatih Persija, Tekanan Suporter Jadi Sorotan
-
John Herdman Pasang Target Tinggi, Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Pelatih Spanyol Larang Bandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi Demi Ini
-
Persija dan Persib Harus Tanggung Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter
-
Timnas Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dibantai Jepang
-
Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0
-
Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial